7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Google Akan Hapus Aplikasi Kencan `sugar Daddy` Di Playstore. (Foto: Shutterstock)
Dream – Google akan mencekal aplikasi yang berkaitan dengan kencan berbayar di Playstore, termasuk yang mengandung kata-kata “ sugar daddy”. Untuk smartphone berbasis Android, Google juga akan menghapus aplikasi yang tidak aktif selama satu tahun terakhir,
Dikutip dari The Verge, perkembangan aplikasi kencan memang sedang marak di pasaran. Selama beberapa tahun terakhir, aplikasi tersebut memang sedang digandrungi oleh kalangan millennials, khususnya para wanita dan pria single yang ingin mendapatkan jodoh.
Dibuatnya aplikasi kencan, untuk memudahkan orang yang jomblo, agar mereka bisa dipertemukan dengan belahan hati mereka.
Namun, Google melihat permasalahan dan isu yang terjadi belakangan Ini. Yaitu, kencan yang dikenal dengan “ sugar daddy”. Sekadar informasi, “ sugar daddy” merupakan kencan antara seorang pria yang lebih tua, berkencan dengan perempuan yang lebih muda.
Lalu, pada hubungan mereka jalanin, akan ada transaksi sejumlah uang atau hadiah yang diberikan oleh pria yang lebih tua, sebagai imbalan kepada pasangan karena telah “ melayaninya”.
Memang hal tersebut tidak menjadi masalah serius karena tidak merugikan pihak mana pun. Hal tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka.
Yang menjadi masalah, aplikasi tersebut dianggap menjadi “ jembatan” transaksi pelacuran online. Aplikasi ini melanggar peraturan yang ditetapkan oleh UUD Fosta-Sesta Amerika serikat
Aplikasi kencan itu dinilai sudah tidak berjalan sebagai fungsinya lagi. Malah, bisa disalahgunakan untuk pekerja seks online yang sedang marak di masyarakat.
Google mengambil tindakan untuk mencekal aplikasi kencan yang berpotensi sebagai media pelacuran. Penghapusan aplikasi itu mulai dilakukan pada 1 September 2021. Platform ini berharap bisa memberantas pelacuran online.
Selain itu, Google juga akan menghapus aplikasi yang sudah tidak aktif selama setahun ini di Playstore, terlebih yang punya unduhan di bawah 1000 download.
Perusahaan teknologi itu akan melayangkan peringatan pada H-60, H-30, dan H-7. Kalau tak ada tanggapan, aplikasi akan ditendang dari Playstore.
Google mengambil tindakan itu agar bisa mengatur ulang sistem periklanan sesuai dengan keinginan pengiklan. Perusahaan teknologi itu juga ingin memberantas spam yang tidak penting.
(Laporan : Delfina Rahmadhani)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?