Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tas Gucci (Buro & Indiamart)
Dream - Kreativitas para desainer dalam melahirkan karya-karya unik tak pernah ada habisnya. Meski barang yang dihasilkan terkesan 'aneh', tetap saja harganya bikin kucek-kucek mata.
Contohnya seperti brand tas kenamaan Gucci. Merek yang berbasis di Florence, Italia, ini meluncurkan koleksi tas terbarunya yang mirip ember pel.
Dilansir Worldofbuzz, tas ini dibuat dari bahan pilihan dan disematkan merek Gucci di bagian depan. Kemudian juga dicantumkan tulisan ‘Guccification’, ‘Sine Amore Nihil’, ‘Summer MMXVII’, dan ‘XXV’ untuk melengkapi di bagian bawah.

Tas ini dilengkapi dengan pegangan di bagian atas. Dengan warna pink dan coklat, tas unik ini dibanderol Rp13 juta.
Ini bukanlah karya unik Gucci yang pertama kali. Sebelumnya, Gucci pernah membuat sepatu yang terlihat sangat kumal dan kotor yang dijual dengan harga Rp17 juta dan dupa seharga Rp1 juta.

Tidak hanya Gucci, desainer Raf Simons membuat lakban hitam bertuliskan “ Walk With Me” untuk koleksi Spring/Summer 2017. Lakban ini dibanderol Rp4 juta.
Juga merek asal Amerika, Supreme, yang menjual batu bata seharga Rp1 juta di Ebay.
Melihat berbagai brand fashion menjual produk sehari-hari dengan harga yang sangat mahal, muncul pertanyaan, " Apakah para desainer kehabisan ide? Atau, ingin menaikkan strata sosial pembelinya?"
Hmm... kira-kira gimana Sahabat Dream?
(Beq)
© Dream
Dream - Dunia fashion memang tak ada habisnya melahirkan karya-karya unik. Bahkan barang yang biasa saja harganya bisa terbilang mahal.
Seperti tas plastik ini yang dijual seharga US$590 atau setara Rp8 jutaan. Padahal jika dilihat tas ini seperti 'kantung kresek'.
Lalu apa istimewanya?
Dilansir Teenvogue, tas ini dirilis oleh brand asal Prancis, Celine. Produk-produk itu pertama kali muncul dalam parade busana Spring/Summer 2018 lalu.
Dalam fashion show saat itu, sebenarnya tas plastik hanya dijadikan sebagai properti model yang memperagakan busana. Tapi belakanga, tas ini justru dimasukan dalam koleksi jual desainer Phoebe Philo.

Meski tampak seperti plastik, tas ini berbahan material yang lebih tebal dari plastik kebanyakan. Yang menjadi daya jualnya adalah tulisan Celine Paris di bagian depan.
Hal unik lainnya, adalah tulisan 'Peringatan, untuk menghindari bahaya sulit bernafas jauhkan tas ini dari bayi dan anak-anak'.
Tas transparan atau biasa disebut PVC ini mampu menunjukkan barang bawaan kamu terlihat jelas. Sehingga memiliki keunikan tersendiri penampilan kamu.
Bekerja sama dengan situs belanja Nordstorm, produk itu dikatakan akan mulai dijual pada bulan Mei mendatang di Amerika Serikat. Belum jelas apakah tas plastik mahal ini juga akan dihadirkan di gerai-gerai Celine atau toko lainnya
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya