Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Muslim Fashion Festival 2018 (Cynthia Amanda Male/Dream)
Dream - Gelaran Muslim Fashion Festival (MUFFEST) kini memasuki tahun ke-3. Di tahun ini, MUFFEST mengusung visi menyongsong pasar mode Muslim dunia.
" MUFFEST diharapkan dapat menjadi tolok ukur perkembangan fashion Muslim dunia," ujar Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, di Aston at Kuningan Suites, Kamis 22 Maret 2018.
Daswar mengatakan industri fashion Muslim Tanah Air kini tengah diarahkan untuk menjadi penggerak ekonomi baru. Tidak hanya secara nasional, melainkan hingga internasional.
Agenda rutin Indonesia Fashion Chamber (IFC) ini bakal digelar pada 19-22 April 2018 di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC). Sejumlah brand kenamaan seperti Total Almeera, Zoya, Wardah, dan Warnatasku siap mengedukasi Muslim Indonesia mengenai tren modest wear.

Total Almeera menggelar roadshow edukatif ke sejumlah kota besar seperti Bandung, Padang, Surabaya, dan Makassar, sebagai bagian dari rangkaian acara MUFFEST 2018.
Sementara ZOYA bakal menggelar ajang Modest Young Designer Competition untuk menetaskan talenta baru di ranah fashion Muslim.
Brand kosmetik halal Wardah menggelar ajang Next Face untuk mencari ikon MUFFEST 2018. Selain itu, Wardah juga mengadakan makeup & hijab do competition sebagai apresiasi pada profesi makeup artist dan penata hijab.
Di daerah Maumere dan Nusa Tenggar Timur, Warnatasku akan menularkan inspirasinya dengan menyelenggarakan program pemberdayaan terhadap pengrajin daerah.
Selain bekerja sama dengan brand lokal dan exhibition organizer, MUFFEST 2018 juga menggandeng Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) sebagai bentuk dukungan dari pemerintahan.
" MUFFEST semakin gencar mengangkat ragam keunggulan fesyen muslim Indonesia, khususnya contemporary moslem wear dan tawaran tren fesyen muslim Indonesia," tutur Chairman IFC, Ali Charisma.
Ali berharap MUFFEST dapat membantu para penggerak fashion muslim di Indonesia dengan menarik buyer dari dalam dan luar negeri. Termasuk konsumen dan wisatawan mancanegara untuk berkunjung, menyaksikan fashion show, dan berbelanja.
(Beq/Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya