7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto : Wikipedia
DREAM.CO.ID - Di dunia ada banyak sekali makanan ekstrem yang tetap menjadi buruan pecinta kuliner. Salah satunya adalah makanan asal Islandia yang menggunakan dagung ikan hiu sebagai bahan baku utama.
Dilansir dari laman Wikipedia, menu makanan ekstrem itu adalah Hakari yang merupakan hidangan tradisional terbuat dari daging hiu Greenland. Meski tampilannya sederhana, proses pembuatan yang unik dan cita rasa yang tajam membuat makanan ini dianggap sebagai salah satu kuliner paling menantang di dunia.
Daging Hiu Greenland diketahui memiliki kandungan racun alami sehingga tidak dapat langsung dikonsumsi. Untuk menghilangkan racun tersebut, masyarakat Islandia melakukan proses fermentasi panjang.
Potongan daging hiu dikubur di dalam bebatuan selama beberapa minggu hingga cairan berbahaya keluar. Selanjutnya daging hiu itu dijemur selama beberapa bulan hingga teksturnya mengeras dan aromanya terbentuk.
Hasil akhir dari proses tradisional ini adalah potongan daging berwarna pucat yang memiliki aroma menyengat dan rasa yang kuat. Banyak turis yang mencoba hakari menggambarkannya sebagai pengalaman kuliner yang berkesan dan tidak mudah dilupakan.
Meski disebut sebagai makanan paling menjijikan dan berbau menyengat di seluruh dunia, hakari sebenarnya hanya memiliki bau amonia. Setelah disantap, makanan ini hanya meninggalkan rasa seperti larutan pembersih. Teksturnya lembut tetapi meninggakjan ciri khas daging ikan.
Sementara itu, bagi warga Islandia, hakari adalah bagian penting dari warisan budaya yang sudah diwariskan turun-temurun. Meski tidak semua orang berani mencobanya, hakari terus menjadi daya tarik wisata kuliner.
Restoran dan pasar tradisional di Islandia rutin menyajikannya, terutama saat perayaan mid-winter Þorrablót, ketika hidangan-hidangan klasik Islandia disajikan sebagai bentuk penghormatan kepada tradisi leluhur.
Dengan reputasinya sebagai salah satu makanan paling unik di dunia, hakari membuktikan bahwa kuliner tidak hanya soal rasa, tetapi juga cerita, sejarah, dan keberanian untuk mencoba hal baru.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?