Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi
Dream - Selama ini kita tahu sayuran sangat efektif untuk membantu peluruhan lemak atau proses penurunan berat badan, lantaran memiliki kandungan serat yang tinggi. Namun tampaknya Anda harus lebih berhati-hati dalam memilih jenis sayuran jika tak ingin menjadi gemuk.
Pasalnya, menurut penelitian ada beberapa jenis sayuran yang justru berpotensi menggemukkan badan jika dikonsumsi. Seperti dilansir dari Dailymail, tidak semua sayuran baik untuk menjaga 'lebar pinggang' Anda.
Beberapa sayuran seperti jagung manis, kacang polong, kentang dan seledri justru harus dihindari karena berisiko meningkatkan berat badan.
Kentang menjadi salah satu jenis sayuran sebagai sumber karbohidrat paling menggemukkan. Para peneliti menganjurkan untuk mengganti konsumsi kentang dengan nasi merah atau roti gandum.
Rebecca Lawton dari British Dietetic Association mengatakan, kentang sebenarnya memiliki banyak kandungan positif. " Kentang mengandung vitamin C yang tinggi, kalium, dan serat yang dapat mengenyangkan," terangnya.
Hanya saja, kadar pati dan air yang tinggi pada kentang membuatnya lebih tinggi kalori daripada kebanyakan sayuran. Karena itulah, para ahli gizi cenderung mengelompokkan jenis sayuran yang satu ini bersama dengan roti, nasi, dan pasta.
Rebecca menambahkan, untuk menurunkan atau menjaga berat badan sesuai dengan target yang diinginkan sebaiknya mengonsumsi banyak buah seperti blueberry dan plum. Sementara untuk sayurnya pilihlah kembang kol dan brokoli.
Blueberry, plum, kembang kol, dan brokoli memiliki kandungan polifenol yang tinggi. Polifenol dapat memperlancar proses metabolisme dan pengolahan gula darah dalam tubuh sehingga dapat menjaga atau menurunkan berat badan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam