Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Instagram.com/anindyakputri
Dream - Belum sepekan Anindya Kusuma Putri menikmati mahkota Putri Indonesia 2015 yang diperoleh pada Jumat (20/2) lalu, kini mantan Gadis Sampul 2008 itu tengah hangat dibicarakan karena foto yang diunggah lewat akun Instagram yang diyakini miliknya, @Anindyakputri.
Foto yang disinyalir dijepret pada pertengahan Juni 2014 itu menggambarkan dara kelahiran 23 tahun itu mengenakan kaus merah berlambang palu-arit kuning. Foto yang menjadi simbol ideologi rakyat Negeri Paman Ho itu.
Anindya yang kala itu mengenakan kacamata hitam dan topi petani itu pun menuai kecaman dari para pengguna Instagram lainnya.
Tak sedikit netizen yang mempertanyakan pemahaman Putri Indonesia 2015 ini terkait komunisme. Selain itu, di Twitter banyak juga yang menyayangkan aksi wanita asal Semarang tersebut.
" Apakah ini foto Putri Indonesia (mungkin Anindya Putri)? Kok konyol begitu ya?," ujar akun @nurudinwriter.
" Palu arit adl lambang PKI, paham komunis dilarang di Indonesia, apapun bentuknya! apalagi menyandang Putri Indonesia," kicau akun @semesta_kicau.
Sebagaimana diketahui, Indonesia memahami lambang ini sebagai lambang yang digunakan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI), partai yang kemudian dinyatakan terlarang karena disangka terlibat dalam upaya penggulingan kekuasaan dan pembunuhan tujuh jenderal. Dan kini, foto kontroversi itu sudah hilang. Dihapus dari akun Anindya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang