Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kedai Ramen/ Foto: Shutterstock
Dream - Saat ini menjadi Youtuber menjadi impian bagi anak-anak dibanding profesi lainnya. Dengan basis penggemar yang cukup besar, vlogging bisa menjadi sumber penghasilan yang menggiurkan.
Youtube dapat menghasilkan uang dengan subscriber, viewers, iklan bahkan sponsor perusahaan. Jika seorang YouTuber mencapai 1.000 subscribers dan 4.000 jam tonton dalam setahun, mereka dapat mulai memonetisasi akun mereka dengan iklan.
Jepang memiliki hubungan yang 'kompleks' dengan YouTuber. Terutama di negara di mana masyarakat lebih suka berkendara dalam keheningan bahkan di kereta api.
Melihat ada orang yang merekam diri mereka sendiri untuk diposting di internet dipandang sebagai hal yang egois dan menjengkelkan. Hal ini pun berimbas pada kebijakan sebuah kedai ramen popule di Kyoto, Ginjo Ramen Kubota.
Kedai tersebut membuat aturan yang melarang masuk para Youtuber atau mereka yang ingin membuat video. Hal ini demi ketenangan pelanggan lain yang ingin makan dengan nyaman dan privasinya tetap terlindungi.

“ Mengenai YouTuber yang Datang ke Toko Kami. Sebuah Pemberitahuan: Baru-baru ini, orang-orang datang ke toko kami dan berkata, “ Saya seorang YouTuber. Saya akan mengambil beberapa video. Tapi mulai sekarang, kami melarang mereka datang ke toko kami. Terus terang, agak mengganggu dan tidak nyaman untuk masuk selama jam sibuk dan mulai merekam video, dan itu juga mengganggu pelanggan lain. Kami tidak akan mengizinkan mereka masuk mulai sekarang," ungkap pernyataan resmi Ginjo Ramen Kubota yang diunggah di akun Twitter mereka.
Kedai ramen ini tidak membahas lebih detail dari cuitan mereka tersebut. Para pelanggan kedai tersebut memberi respons. Sebagian besar setuju dengan kebijakan yang tegas tersebut.

Ada yang mengungkap sangat tidak nyaman, saat ingin makan dengan tenang tiba-tiba ada sejumlah orang datang dengan banyak kamera bahkan lampu tambahan. Belum lagi saat kedai sangat ramai.
Alasan lainnya adalah bukan tidak mungkin wajah pelanggan lainnya masuk ke dalam video. Tentunya ini termasuk pelanggaran privasi jika tanpa persetujuan.
Bagaimana menurut, Sahabat Dream?
Laporan Syifa Putri Naomi/ Sumber: Soranews24
Buat kamu yang berjualan makanan atau suka memesan makanan secara online, bisa tengok ManisdanSedap.com. Selain membantu penggemar kuliner menemukan dan memesan beragam menu favorit, platform ini juga membantu para pemilik UMKM untuk menampilkan jualan mereka sebagai 'etalase'.
Lengkap dengan tombol pembelian langsung menuju ke nomor whatsapp Seller, pembeli dapat berinteraksi dengan Seller dan melakukan transaksi terpisah dari platform. Yuk, bikin usaha kuliner rumahanmu makin dikenal dengan ikutan gabung ke ManisdanSedap.com!
Dream - Buket bunga biasanya ditata dengan perpaduan berbagai jenis bunga dengan warna yang berbeda serta tanaman lain. Tentunya agar bisa memanjakan mata dan menarik hati.
Pernah terbayang kalau sajian ramen dalam cup bisa juga ditata apik seperti buket bunga? Kedai My Ramen Glass Noodle Shop di Shibuya Ward Tokyo membuat terobosan menu unik yaitu Ramen buket.

Menu ini merupakan ramen, mi khas Jepang tapi diolah hanya dengan bahan sayuran atau vegan. Tak hanya itu, untuk melengkapi sajian ditaruh berbagai sayuran segar warna-warni sehingga tampilannya begitu cantik.
Menu Ramen Buket dilengkapi sekitar 10 jenis sayuran. Seperti brokoli, kembang kol, asparagus, dan zucchini, jamur dan masih banyak lagi. Ramen ini memang berbeda dari yang biasa karena tidak menggunakan ayam atau telur untuk kaldunya.

Untuk kaldu hanya menggunakan perpaduan Shoyu (Kecap), Kombu Shio (Garam Rumput Laut) atau kaldu Miso. Dalam satu cup, di bagian bawah terdapat ramen dan kuahnya. Sebelum menyantap mi, sebaiknya habiskan dulu sayuran segar di atasnya.
Pasalnya, irisan sayur cukup besar. Akan sulit untuk menyantapnya berbarengan dengan mi ramen dan kuah. Menu ini juga dikenal sebagai ramen paling sehat se-Jepang. Mau coba?
Sumber: Soranews24
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya