Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
(c) Shutterstock
Bisa menjalankan bisnis sendiri yang sesuai passion mungkin jadi hal yang membahagiakan bagi sebagian orang. Tapi, dalam perjalanannya ternyata banyak tantangan yang ditemui demi bisa mempertahankan bisnis di tengah persaingan yang nggak bisa dianggap remeh. Hal ini juga yang dialami oleh Fitri Rahmi, owner Tita Kitchen yang sudah 4 tahun menjalankan bisnis kulinernya sendiri.
Berawal dari hobi memasak dan baking, Fitri mendirikan Tita Kitchen dengan mendapatkan dukungan penuh dari keluarganya. Bagaimana sih suka dukanya dan menu apa yang spesial dari Tita Kitchen?

Fitri mengaku bahwa modal awal menjalankan Tita Kitchen adalah resep milik keluarga sendiri. Menu awal yang ia hadirkan adalah fruit salad no mayo. Suka duka pun terasa sejak menjalankan bisnis pertama kali di tahun 2017 lalu. Pujian dari customer menjadi suntikan semangat yang membuatnya termotivasi untuk menghadirkan menu yang lebih baik lagi. Tapi, tentu ada duka yang menjadi pelengkap perjalanan Tita Kitchen sejak awal berdiri.
" Dukanya itu sudah berbagai menu kita cobain. Dari pernah jualan klaapertaart, kue putu mayang yang wow banget ternyata bikinnya sampai tangan perih-perih. Pernah juga jualan menu masakan Padang. Semua kita cobain sampai dapat menu paten yang dirasa jauh lebih menarik customer. Akhirnya sampai butuh bantuan untuk menerima orderan dari customer. Semua dilakukan secara konsisten selama 4 tahun ini walau kadang mood naik turun," ungkap Fitri saat diwawancarai tim Dream.co.id.
Awalnya Tita Kitchen hanya usaha sampingan karena saat itu dijalankan Fitri sambil bekerja kantoran. Hingga akhirnya di tahun 2019 ketika ia merasa banjir orderan fruit salad yang membuatnya memutuskan untuk resign dan fokus berbisnis.

Mencoba untuk terus berkreasi demi menciptakan menu unik yang hanya ada di Tita Kitchen, Fitri pun mencoba untuk merekrut chef profesional yang punya latar belakang bekerja di resto terkenal yang ada di mall. Setelah digali cukup dalam, ternyata chef tersebut memiliki kemampuan membuat pao.
" Kita coba cari ide pao yang beda supaya nggak sama dengan yang ada di mall-mall. Akhirnya terbentuklah character pao tersebut. Alhamdulillah antusiasme customer juga lumayan katena tidak hanya menjual bentuknya yang lucu, tapi rasa dan tekstur pao yang juga diutamakan," cerita Fitri kemudian.
Character pao ini akhirnya berkembang menjadi ciri khas yang dimiliki Tita Kitchen. Awalnya mereka menerima request pemesanan karakter sesuai permintaan customer. Tapi, ternyata ada tantangan yang dirasakan Fitri saat mengeksekusi berbagai permintaan customer.
" Bentuk paling susah contohnya Spiderman. Waktu itu sempat kita buatkan karakter Spiderman tapi ternyata menghabiskan waktu yang cukup lama dan detailnya wow banget. Spiderman ini waktu pengerjaannya benar-benar lama, kita mulai dari jam 9 malam dan baru selesai jam 4 pagi. Padahal hanya untuk 50 pcs. Normalnya 1 karakter sekitar 4 jam. Jadi, kita putuskan untuk tidak lagi menerima request karakter," lanjut Fitri.

Fitri mengaku bahwa dalam menjalankan bisnis kuliner, kreativitas jadi hal yang sangat penting. Namun, menemukan ide menu kuliner baru juga menjadi tantangan tersendiri.
" Selain itu kita juga harus tetap mempertahankan kualitas dan rasa. Entah itu menu baru atau varian rasa baru harus tetap dijaga supaya makin banyak pilihan," ungkap Fitri.
Hingga saat ini, Tita Kitchen hanya memperkerjakan 1 orang chef khusus pao saja. Untuk menu lainnya, Fitri yang membuatnya sendiri dan dibantu oleh ibunya yang juga sudah memulai bisnis jualan risol sejak Fitri duduk di bangku SD.
Ia mengaku salah satu keunggulan dari produk yang ia jual adalah menggunakan resep dari keluarga dan sudah banyak yang mengakui cita rasanya, sehingga sudah memiliki pasar tersendiri.
Kini Fitri mengembangkan Tita Kitchen dengan bergabung di ManisdanSedap.com, platform kuliner yang membantu para pecinta kuliner melakukan pre order makanan favoritnya dari berbagai kota yang ada di tanah air. ManisdanSedap.com merupakan bagian dari KLY (KapanLagi Youniverse), sebagai Digital Media Network yang juga menaungi Liputan6.com, Merdeka.com, KapanLagi.com, Dream.co.id, Brilio.id, Fimela.com, Bola.com, Bola.net, dan Otosia.com.
ManisdanSedap.com juga membantu para pelaku UMKM kuliner dalam mengembangkan bisnis mereka karena berperan sebagai 'etalase' online dari produk yang dijual. Cara pemesanannya juga praktis, tinggal klik saja tombol pemesanan dan kamu pun akan terhubung langsung dengan WhatsApp seller. Yuk, kembangkan bisnis kulinermu bersama ManisdanSedap.com!
Semua produk Tita Kitchen yang disajikan frozen seperti pao, mantau, lumpia, risol, dan dimsum bisa dikirim sampai Bandung. Cara penyajiannya juga mudah, cukup dikukus selama 4 menit saja. Gimana, mau penasaran ingin mencicipi sajian lezat dari Tita Kitchen juga?
Reporter: Dini A. Tyas
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
