Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ngopi In The Sky/ Foto: Instagram @teraskaca
Dream - Yogyakarta memang kota wisata yang punya pesona sendiri. Bukan hanya alamnya yang cantik, wisata kulinernya juga begitu memikat. Selalu saja ada spot baru untuk didatangi, seperti Teras Kaca di kawasan Gunung Kidul.
Kawasan wisata dengan pemandangan Pantai Nguluran baru saja menawarkan sensasi minum kopi tak biasa, yaitu di tempat tinggi. Tepatnya di ketinggian 30 meter.
Pengunjung yang tertarik, nantinya akan diangkut menggunakan crane hingga 30 meter, untuk kemudian menyesap kopi di ketinggian. Pemandangannya berupa laut selatan yang eksotis.
Lewat akun Instagram @teraskaca, mereka mengumumkan wahana baru tersebut. " Ini dia wahana NGOPI IN THE SKY!! Menikmati minuman kopi dan beberapa menu lainnya yang kami sajikan kepada para pengunjung dari atas ketinggian kurang lebih 30 meter. Yukk cobain sensasi terbarunyaa! Jangan lupa ajak bestie, pacar atau keluargamu biar makin seruu yaa," tulis keterangan dalam unggahannya.

Pengumuman tersebut memang membuat banyak orang penasaran. Satu hal yang juga jadi perhatian adalah soal keamanannya.
Banyak warganet yang mempertanyakan soal sertifikat keamanan crane dan standar alat yang digunakan.
" ini pake mobile crane? emang aman ya pake mobile crane?," tulis salah satu warganet.
" jaminan aman apa? Ada sertifikat keamanannya? Posting dong min," komentar akun lainnya.
" Saya hanya menunggu safety calculation dari wahana ini. At least ada penjelasan dari pemilik ataupun dari dinas pariwisata terkait. Sejujurnya secara teknis crane bukan peruntukan untuk angkut Manusia seperti itu," ungkapan kritis lainnya yang muncul di kolom komentar.
Lihat postingan ini di Instagram
Wahana ini memang tampak menarik dan bikin penasaran. Sebelum mencoba, memang sebaiknya aspek keamanan harus dipastikan lebih dulu.
Buat kamu yang berjualan makanan atau suka memesan makanan secara online, bisa tengok ManisdanSedap.com. Selain membantu penggemar kuliner menemukan dan memesan beragam menu favorit, platform ini juga membantu para pemilik UMKM untuk menampilkan jualan mereka sebagai 'etalase'.
Lengkap dengan tombol pembelian langsung menuju ke nomor whatsapp Seller, pembeli dapat berinteraksi dengan Seller dan melakukan transaksi terpisah dari platform. Yuk, bikin usaha kuliner rumahanmu makin dikenal dengan ikutan gabung ke ManisdanSedap.com!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya