7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Berita Hoaks (Foto: Shutterstock)
Dream - Baru-baru ini beredar berita melalui sosial media WhatsApp yang mengatakan pemerintah memberikan laptop bagi guru dan siswa. Pesan ini diketahui telah beredar sejak tahun lalu.
Di dalam pesan itu, terdapat link pendaftaran bagi yang berminat. Berikut narasi pesan tersebut:
" Pemerintah Menyediakan Laptop Gratis Untuk Siswa dan Guru. Klik Di Bawah Ini untuk Memesan Laptop Gratis Anda Sekarang http://laptops.offers247.online/id."
Lalu benarkah di masa pandemi Covid-19, pemerintah akan membagikan laptop gratis bagi siswa dan guru?
Pesan berantai berisi hadiah atau bantuan dari Pemerintah sudah sering beredar di masyarakat. Kebanyakan meminta pembaca untuk mengklik link yang disertakan.
Faktanya, situs resmi Pemerintah tak pernah meminta data hanya dari sekadar pesan Whatsapp. Kemudian Cek fakta Liputan6.com coba membuka link tersebut.
Hasilnya setelah diakses, link tautan itu justru mengarah ke sebuah web bernama oficayuda.club. Halaman pertama yang tampil adalah pengisian data pribadi. Dapat dipastikan link tautan itu merupakan link penipuan atau scam.
Kementerian Komunikasi dan Informatika juga pernah mengulas soal ini dalam artikel berjudul " [DISINFORMASI] Pemerintah Menyediakan Laptop Gratis untuk Pemuda" yang tayang 17 Oktober 2019 lalu.
Berikut isinya:
" Penjelasan :
Beredar pesan berantai di Whatsapp, pesan yang tersebar tersebut isinya adalah Pemerintah menyediakan laptop gratis untuk pemuda, dalam pesan berantai tersebut juga tersedia tautan http://order.freelaptop.site/id untuk mendaftar program pembagian laptop tersebut.
Dilansir dari Jabar Saber Hoaks, dilihat dari nama tautan yang disertakan sudah terlihat ada kejanggalan, situs pemerintah tidak mungkin menggunakan link seperti itu. Setelah diakses link tautan tersebut halaman pertama yang tampil adalah pengisian data pribadi. Dapat dipastikan link tautan tersebut merupakan link scam.
KATEGORI: DISINFORMASI
Link Counter :
https://www.facebook.com/official.jabarsaberhoaks/posts/400153490919243?__tn__=-R"
Kesimpulan
Pesan berantai yang menyebut pemerintah akan membagikan laptop bagi guru dan siswa adalah tidak benar alias hoaks.
(Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?