Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Pria Duduk Di Mobil Nirsopir. (Foto: Shutterstock)
Dream – Menteri Transportasi India, Nitin Gadkari, melarang mobil autonomous atau nirsopir di India. Gadkari menekankan pemerintah fokus kepada mobil listrik daripada mobil swakemudi.
Dikutip dari Drives Park, Jumat 28 Desember 2018, Gadkari khawatir mobil nirsopir akan berpengaruh terhadap lapangan pekerjaan, termasuk profesi sopir taksi. Keberadaan mobil swakemudi akan mengancam profesi sopir taksi, terlebih India kekurangan sopir taksi profesional.
Menurut penelitian, ada kekurangan pengemudi terampil di India, termasuk di daerah pedesaan. Kekurangan ini akan meningkat lebih lanjut hingga 50 persen pada 2020.
“ Kita membutuhkan teknologi, inovasi, kewirausahaan, dan elektronik. Pada saat yang sama, kita harus melindungi pekerjaan kaum muda negara ini,” kata dia.
Gadkari mengatakan tenaga kerja menjadi keuntungan utama negara ini. Negara lain yang populasinya lebih kecil, bisa memiliki layanan taksi dengan teknologi nirsopir.
Namun, dengan populasi besar seperti di India, teknologi itu bisa menghilangkan pekerjaan dan mendongkrak angka pengangguran.
Pemerintah juga siap mengizinkan alat bantu keselamatan pengemudi tingkat lanjut, seperti bantuan pengereman otonom untuk mengurangi kecelakaan jalan di negara itu.
Alih-alih mobil swakemudi, kata Gadkari, pemerintah lebih berkonsentrasi terhadap kendaraan listrik. Alasannya, kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi menjadi kebutuhan saat ini.
“ Kebutuhan saat ini adalah kendaraan listrik yang kurang berpolusi dan lebih hemat energi daripada mobil yang menggunakan bahan bakar fosil konvensional,” kata dia.
Sekadar informasi, autonomous car adalah tren terbaru di dunia otomotif. Banyak brand mobil besar di seluruh dunia memproduksi teknologi mengemudi otonomi tahap 5, yaitu menghilangkan kebutuhan mengemudi.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya