Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gerai Indomie Yang Ramai Dikunjungi Masyarakat Saudi (Arab News)
Dream - Produk mie instan Indonesia, Indomie, sukses meraih hati masyarakat Arab Saudi. Bahkan, Indomie menjadi jajanan favorit lintas generasi.
Masyarakat Saudi begitu gemar mengonsumsi Indomie karena harganya yang terjangkau. Diluncurkan pada 1972, Indomie menjelma menjadi makanan pokok orang Saudi sejak 1980-an.
Dikutip dari Arab News, salah satu pekerja rumah sakit, Sarah Al Suqair, mengatakan Indomie telah menjadi komponen wajib di dapurnya. Dia bahkan mengonsumsi Indomie tidak hanya di rumah.
" Saya ingat ketika Indomie cup sangat populer di sekolah, ada banyak Indomie yang ditukar dengan uang, mainan, pernak-pernik, video game, film, atau bahkan bantuan seperti mengerjakan PR," kata Sarah.
" Itu adalah bentuk selundupan yang paling enak di sekolah, terutama ketika heboh ketahuan oleh guru dan mulai melarangnya," ungkap dia melanjutkan.
Sarah juga menceritakan cara-cara nakal, di mana siswa menyiapkan seduhan cup Indomie. Para siswa secara sembunyi-sembunyi mencari akses air mendidih di sekolah untuk membuat kuahnya.
" Saya ingat beberapa teman sekelas saya, ada yang diskors karena menyelinap ke laboratorium kimia dan mencoba menggunakan pembakar Bunsen untuk merebus air untuk mie tersebut. Trik favorit lainnya adalah dua siswa memasuki ruang guru, di mana salah satu dari mereka akan mengalihkan perhatian guru dengan sesuatu yang kasar, dan yang lainnya akan diam-diam untuk menyelinap mengambil air dari teko mereka," ucap Sarah.
Ahli gizi, Leila Bakri, mengakui kelemahan nomor 1 pada dirinya adalah semangkuk Indomie goreng. Meskipun tahu tidak sehat, dia tak bisa menolaknya.
" Mi instan pada umumnya bukanlah makanan yang benar-benar sehat, karena kandungan natrium, MSG, dan bahan olahan di dalamnya. Tapi aku benar-benar tidak bisa menahannya," kata Leila.
Saat dia menjalani masa-masa pertumbuhan, Indomie tak bisa lepas dari kesehariannya. Dia pun menduga apa yang dialaminya juga terjadi di kebanyakan anak di Saudi.
" Mudah dibuat, murah, dan sangat mengenyangkan. Saya mencoba membuatnya lebih sehat dengan menambahkan ayam, sayuran, apa saja yang segar. Saya bahkan mencoba membuat versi saya sendiri, tetapi kenyataannya, sekeras apapun saya mencoba, saya tidak akan pernah bisa menciptakan kembali rasa Indomie yang otentik," ucap Leila.
Dalam sebuah pemberitaan, CEO Indofood, Franciscus Welirang mengatakan konsumen Indomie di Arab Saudi kini sudah memasuki generasi kedua. Bahkan data Konjen RI di Jeddah, Indomie mendominasi 95 persen pasar mi instan Saudi.
Sejak berita kematian peracik bumbu Indomie, Nunuk Nuraini pada Rabu 27 Januari 2021, Orang-orang dari seluruh dunia berbondong-bondong mengirimkan persembahan dan belasungkawa di media sosial untuk menghormati kepergiannya.
Laporan: Yuni Puspita Dewi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya