Intip Tren Fashion 2022: Lebih Mengutamakan Kenyamanan

Reporter : Alfi Salima Puteri
Rabu, 26 Januari 2022 12:46
Intip Tren Fashion 2022: Lebih Mengutamakan Kenyamanan
Setiap tahunnya tren fashion mengalami perubahan. Pada tahun 2022 ini, banyak responden yang mengutamakan kenyamanan dalam berpakaian dan memilih gaya pakaian yang sederhana.

Dream - Populix, sebuah layanan survei konsumen berbasis digital, mengungkap tren fashion dan selera berpakaian orang Indonesia di tahun 2022. Populix membagikan hasil survei Indonesia in 2022: Looking at Fashion Trends & Economy Revival yang membahas seputar prediksi tren fesyen dan kebangkitan ekonomi pada tahun 2022 di Indonesia.

Adaptasi era kenormalan baru telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam gaya berpakaian.

" Dengan berbagai kebijakan terkait pembatasan fisik dan bekerja atau belajar dari rumah guna mengurangi penyebaran virus Covid-19, kini sebagian besar responden menyatakan bahwa mereka tidak terlalu mengikuti tren fesyen, tetapi lebih mengutamakan kenyamanan dalam gaya berpakaian mereka,” ujar Timothy Astandu, Chief Executive Officer Populix, Selasa 25 Januari 2022.

Terbukti, sebanyak 80 persen responden mengutamakan kenyamanan berpakaian, dan 56 persen responden lebih memilih gaya pakaian yang sederhana.

1 dari 3 halaman

Demi memenuhi kebutuhan fashion, sebagian besar responden bersedia menghabiskan Rp250.001 sampai Rp500 ribu untuk berbelanja barang-barang fashion setiap bulannya.

Berikut ini adalah beberapa poin temuan utama dari survei Populix.

Baik responden laki-laki maupun perempuan memilih gaya berpakaian yang sederhana (73 persen) dan kasual (68 persen) di tahun 2022. Akan tetapi, survei menunjukkan bahwa responden laki-laki juga menyukai gaya sporty, sementara gaya vintage lebih diminati oleh responden perempuan.

Untuk mendukung preferensi gaya berpakaian tersebut, outer/kardigan akan menjadi barang fesyen wajib para perempuan di tahun 2022, sementara t-shirt dan kemeja berkerah akan tetap menjadi barang fesyen terfavorit laki-laki.

Dalam hal alas kaki, responden laki-laki dan perempuan memilih sneakers sebagai alas kaki yang akan dipakai tahun 2022, diikuti dengan sendal jepit dan sepatu slip-on.

Responden perempuan juga memilih jilbab segi empat (47 persen), pashmina (40 persen), dan jilbab instan (31 persen) sebagai pendukung gaya berpakaian mereka.

2 dari 3 halaman

Di samping itu, 39 persen responden mengatakan bahwa gaya berpakaian merupakan bentuk ekspresi diri mereka. Sebanyak 23 persen responden mengatakan bahwa mereka lebih tertarik untuk bergaya modern dan 22 persen responden lebih tertarik dengan gaya berpakaian yang membuat mereka terlihat profesional dan lebih percaya diri.

Menariknya, responden laki-laki bersedia mengeluarkan anggaran yang lebih besar dibandingkan perempuan dengan 19 persen laki-laki bersedia mengalokasikan lebih dari Rp1 juta, sementara hanya 12 persen perempuan yang bersedia mengeluarkan anggaran lebih dari Rp1 juta untuk berbelanja barang-barang fesyen.

“ Kami berharap survei ini dapat memberikan insights kepada para pelaku industri fesyen, baik UMKM maupun brand, untuk mempersiapkan strategi bisnis dan pengembangan produk mereka tahun ini," tutur Timothy.

3 dari 3 halaman

Survei menunjukkan bahwa 56 persen responden memiliki frekuensi berbelanja di UMKM sama dengan brand fesyen ternama, dan 50 persen responden menyatakan bahwa mereka memiliki anggaran yang sama ketika mereka berbelanja di UMKM maupun brand.

Hal tersebut menunjukkan bahwa UMKM memiliki peluang besar untuk terus bertumbuh sebagai penggerak roda ekonomi Indonesia tahun 2022.

Survei berjudul Indonesia in 2022: Looking at Fashion Trends & Economy Revival ini
dilakukan terhadap 1.013 responden yang terdiri dari 500 responden laki-laki dan 513
responden perempuan berusia 18-55 tahun pada tanggal 26-31 Desember 2021.

 

Beri Komentar