Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Setelah ditunggu-tunggu para pecinta fesyen, akhirnya pekan mode terbesar di Asia Tenggara, Jakarta Fashion Week Feek (JFW) 2015 resmi dimulai hari ini di Senayan City Jakarta, Sabtu 1 November 2014.
Siang hari yang terik tidak menghalangi mereka untuk mengantri di depan loket registrasi pintu masuk demi menyaksikan sekitar 220 desainer baik lokal dan internasional.
Tampilan orang-orang yang hadir pun tak kalah keren, seakan melihat model yang sedang fashion show di dalam kotak berbentuk persegi panjang.
Hampir semua gaya ada di sana, orang-orang seakan mencontoh gaya koleksi para desainer favoritnya.
Hitam menjadi warna dominan yang dikenakan para panitia. Kesibukan pun dimulai sejak konferensi pers berlangsung sekitar pukul 12.00.
Ruangan fashiom show terbagi atas dua yakni fashiom tent yang berada dalam kubus yang terletak di samping Senayan City, Jakarta dan fashion atrium yang berada di dalam Senayan City.
Fashion show hari pertama di awali di fashion tent dengan menampilkan opening show dari beberapa desainer.
Para tamu undangan pun satu persatu mulai menempati tempat duduk yang disediakan. Tempat yang diatur berbentuk leter U dengan posisi tengah digunakan untuk para model berlenggak lenggok memamerkan koleksi para desainer.
Para tamu undangan terlihat sangat antusias, mereka tak sembarang menempati tempat duduk karena masing-masing telah memiliki nama sendiri.
Bangku-bangku mulai terisi penuh sekitar 30 menit sebelum fashion show berjalan. Sembari menunggu tak sedikit yang melakukan selfie atau sekedar bercengkrama dengan para pengunjung lain.
Di tengah-tengah pengunjung terlihat beberapa orang yang berpengaruh terhadap desainer yang tampil seperti orang tua, sahabat dan keluarga.
JFW 2015 sendiri diselenggarakan hingga 7 November 2014. Menurut Ketua Pelaksana JFW 2015, Svida Alisyahbana acara ini digelar untuk menyamaratakan pemahaman soal fesyen dunia.
" Kami juga ingin mengembangkan kreatifitas dari desainer Indonesia agar bisa sejajar dengan desainer internasional. Selama ini pemahaman soal fashion masih ada yang berbeda, kami ingin menyamaratakan atau menyatukan pemahaman," ujar Svida kepada dream.co.id.
Svida menambahkan JFW 2015 akan diramaikan 10 desainer internasional dari empat negara, 18 desainer moslem wear, 30 label Indonesia fashiom forward, 42 label dari sekolah mode ternama, 70 show, 220 desainer lokal dan interlokal, 230 model dan 2600 jumlah look busana ready to wear.
Director Creative JFW 2015, Diaz Persada berharap acara ini semakin meningkatkan kreatifitas para desainer Indonesia.
" Bersyukurnya desainer Indonesia itu sudah mulai dilirik pasar dunia. Untuk semakin meningkatkan kreatifitas mereka maka acara ini digelar," harap Diaz.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya