Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Norma Moi Gandeng Bangsawan Eropa di Jakarta Fashion Week 2015

Reporter : Kusmiyati
Sabtu, 1 November 2014 10:00
Norma Moi Gandeng Bangsawan Eropa di Jakarta Fashion Week 2015
Di hari pertama Jakarta Fashion Week 2015, desainer Norma Moi akan unjuk gigi dengan 12 karyanya yang bertema Regalia. Koleksi indah tersebut terinspirasi dari lingkungan Bangsawan Eropa.

Dream - Pekan mode terbesar di Indonesia, Jakarta Fashion Week (JFW) 2015 siap digelar Sabtu ini, 1 November 2014. Berlokasi di Senayan City, Jakarta acara akan dimulai sekitar pukul dua siang. Beberapa nama desainer ternama siap unjuk gigi di hari pertama.

Tak ketinggalan para desainer busana muslimah siap ramaikan JFW 21015 di sore harinya. Salah satu desainer yang akan tampil yakni Norma Hauri by Norma Moi.

" Aku akan menampilkan 12 koleksi bertema Regalia, menggunakan warna-warna royalti yang soft dengan padanan emblem atau ornamen bewarna keemasan," ujar Norma kepada Dream.co.id.

Regalia sendiri memiliki definisi sebagai segala hal penanda seperti pakaian atau emblem dan ornamen yang digunakan. Koleksi yang disiapkan selama delapan bulan ini terinspirasi dari keluarga kerajaan dan bangsawan Eropa.

" Saya akan mengaplikasikan kemegahan misterius dari Winter Palace (Istana Musim Dingin) yang ada di Rusia. Simbol kemegahan dan kekuasaan imperialisme Rusia di abad ke 18 dan 19 akan dihadirkan di koleksi saya nanti di JFW 2015," ujar Norma.

Dengan arsitektur hasil perpaduan dari gaya Moscow Baroque (perpaduan gaya tradisional arsitektur Rusia dengan gaya barok dari Eropa tengah) dengan gaya neoklasik, Winter Palace menjadi simbol monumental yang mencerminkan kemegahan, kehebatan, dan kekuasaan dari imperialisme Rusia.

Keputusan Norma memilih Winter Palace sebagai inspirasi utama menjadi hal yang menarik di dalam penerjemahannya ke dalam sebuah koleksi musim semi dan panasnya kali ini.

Dengan mengesampingkan nama winter itu sendiri, Norma menjelaskan bahwa dirinya merasakan nuansa hangat yang dipancarkan dari dominasi warna putih, emas, dan lantai kayu pada interior Winter Palace. Hal tersebut di terjemahkan melalui bahan-bahan yang lebih ringan seperti cotton, polyester, organza, satin dan chiffon dipadukan dengan bahan yang kaya seperti jacquard dan duchess dihadirkan melalui potongan tailored dan aksentuasi volume.

Di dalam koleksinya, Norma mengambil detail dari motif barok sebagai panduan aplikasi dan ornamen sulam benang emas serta payet dari kristal ceko, Swarovski, mutiara, dan beads untuk menekankan kemegahan dari Winter Palace.

Warna merah, putih dan emas akan mendominasi karyanya yang hadir dengan potongan neoklasik khas garis desainnya untuk menerjemahkan keindahan struktur arsitektural dari Winter Palace.

Sedangkan penggunaan palet warna pink dihadirkan sebagai penekanan dan simbol nilai femininitas yang menunjukan sosok historis penanda awal sejarah di balik kemegahan dari Winter Palace adalah para wanita yaitu, Empress Elizabeth Petrovna dan Empress Catherine Alexeyevna.

Norma berharap karyanya yang akan dikeluarkan tahun depan ini bisa diterima pecinta fashion tidak hanya Indonesia melainkan luar negeri. " Sebenarnya koleksi yang akan tampil di JFW nanti untuk pasaran internasional. Tapi tidak menutup kemungkinan akan dibuatkan dengan tema yang sama untuk dipasarkan di Indonesia. Semoga karya saya diterima dengan baik dan semua bisa semakin mencintai produk lokal," harap Norma.

Untuk mengetahui jadwal lengkap JFW, Anda bisa mengunjungi website resminya di www.jakartafashionweek.co.id.

 

Beri Komentar