Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rancangan NurZahra Di Jakarta Fashion Week 2015 (jakartafashionweek.co.id)
Dream - Pekan mode terbesar di Asia Tenggara, Jakarta fashion Week (JFW) menjadi ladang yang paling ditunggu. Tak hanya bagi para pecinta fesyen dan desainer. Para model pun menjadikan ajang ini sebagai ladang prestasi.
" Semua model sangat memimpikan ikut berpartisipasi di JFW. Banyak juga yang sengaja menjaga badannya agar bisa terpilih menjadi model di sana," ujar salah satu model JFW, Aisya Adiputri saat berbincang dengan Dream.co.id di arena Jakarta Fashion Week 2015, Senayan, Jakarta.
Wanita kelahiran Jakarta 12 Mei 1988 ini mengaku, mengalami kesulitan saat mengikuti audisi JFW. Menurut wanita yang sudah sejak usia 14 tahun menjadi model ini, syarat untuk bisa berlenggok di atas catwalk JFW cukup ketat. Kriteria tinggi badan sekitar 175, berat badan disesuaikan dengan tingginya.
" Ada hitungan khusus dari para juri, audisinya sebenarnya sama tetapi sulitnya karena tingginya antusias model lain ikut JFW," ujar model yang sudah tahun ketiga mengikuti JFW ini.
Sama dengan Aisya, model asal Singapura, Eveline juga mengaku mengincar JFW untuk kebanggaan dan kepuasan diri. " Ini ajang besar, semua model mengincarnya karena ada prestasi dan kebanggan sendiri ikut JFW. Dan sangat berpengaruh untuk karir saya sebagai model," ungkap Eveline.
Kedua model cantik ini berharap bisa terus berpartisipasi di ajang yang menampilkan 220 desainer ini. " Tiap tahun itu model yang diseleksi selali berbeda tergantung kliennya. Untuk itu kami berusaha keras memberikan yang terbaik sehingga bisa terus berpartisipasi," ujar keduanya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya