Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Polusi udara memang sangat menyebalkan. Bukan hanya membuat sesak pernafasan tapi juga bisa menimbulkan kerusakan pada kulit. Tak heran kalau banyak ahli kecantikan menganggap polusi menjadi salah satu sumber utama kerusakan kulit.
Pasalnya, polusi udara yang bisa menempel dengan mudahnya di kulit terus memapari. Efeknya, menyebabkan penuaan dini pada kulit wajah, leher, dan tangan. Asap, kotoran, dan debu, di udara juga membuat kulit kusam yang dapat menyumbat pori-pori kulit.
Paparan jangka panjang terhadap polusi dapat menyebabkan beberapa kondisi kulit kronis, seperti berbagai alergi dan eksim. Dikutip dari Health Site, Selasa 27 November 2018, kondisi tersebut bertambah parah dengan radiasi ultraviolet juga membuat kulit menjadi gelap, tampak tua, kasar, berkerut, dan kering.
Untuk itu, jangan sampai polusi membuat kulit kehilangan kecantikannya. Selalu lakukan double cleansing atau membersihkan kulit dengan dua tahap sebelum tidur. Pertama menggunakan micellar water atau krim pembersih. Lalu langkah ke dua menggunakan sabun wajah dan air.
Membersihkan kulit adalah langkah paling mendasar menghindari kerusakan kulit akibat polusi. Hal yang tak kalah penting adalah minum air putih untuk menjaga kulit tetap segar dan terhidrasi.
Untuk perawatan dari dalam, perbanyak konsumsi ikan dan kacang-kacangan. Kandungan lemak omega 3 dan omega 6 serta asam lemak sangat baik untuk kulit. Asam lemak sangat penting dalam mengembangkan membran sel berbasis lipid.
Sel tersebut mengangkut air dan nutrisi yang diperlukan. Sementara lipid bertindak sebagai perisai minyak pada kulit yang mencegah kulit terkena efek buruk dari sinar ultraviolet dan polusi.
Laporan Mega Rasmiyati
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya