(c) Shutterstock
Melihat bentol kemerahan di beberapa bagian tubuh si kecil bekas gigitan nyamuk memang sering bikin gemas ya. Rasa gatalnya pasti bikin si kecil merasa terganggu dan nggak nyaman. Lebih menyebalkan lagi, kadang nyamuk ini gigitnya bukan waktu malam hari saja, melainkan juga saat si kecil lagi aktif bermain di siang hari.
Belum lagi gigitan nyamuk juga berpotensi menyebabkan penyakit yang menganggu kesehatan anak. Jadi, jangan biarkan si kecil ‘berteman’ dengan nyamuk ya, Bund! Berikut ini beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

Nyamuk sangat suka bersarang di tempat yang kumuh. Itulah pentingnya membersihkan rumah, termasuk kamar anak harus diprioritaskan kebersihannya. Jangan biarkan pakaian kotor menumpuk di kamarnya. Begitu juga dengan mainan, sebaiknya kemas di kotak tersendiri setelah digunakan, agar kamar anak selalu terlihat bersih. Selain itu, pastikan kamarnya dapat ventilasi secara optimal, agar kamar tetap terang dan tak mudah dihinggapi nyamuk.

Sekalipun berada di rumah saja, bukan berarti mengabaikan pakaian buah hati. Di samping pastikan pakaiannya selalu nyaman, juga mampu melindunginya dari gigitan nyamuk. Bunda dapat memilih pakaian dengan bahan tipis dan nyaman seperti katun, sehingga meski menutupi tubuh si kecil tak sampai membuatnya gerah.
Selain itu, baju-baju santai berwarna cerah juga cocok dipilih, karena beberapa warna seperti putih, kuning dan hijau cerah kurang disukai nyamuk. Namun, yang paling penting, pastikan pakaian si kecil bersih, karena nyamuk bakal lebih suka mendekat apabila pakaian yang digunakan anak-anak kotor atau bau keringat.

Menggunakan obat nyamuk memang cukup efektif mengusir atau bahkan membunuh serangga tersebut. Namun, jangan terlalu sering, apalagi jika di rumah masih ada si kecil. Bagaimanapun ada efek jangka panjang dari zat kimia yang terkandung dalam obat nyamuk dan hal tersebut bisa berisiko bagi kesehatan. Jadi, kalau memang terpaksa perlu menggunakannya, usahakan sedang tak ada anak-anak di ruangan tersebut.

Meski tampak konvensional, tapi menggunakan kelambu nyatanya tetap efektif untuk melindungi si kecil dari gigitan nyamuk saat tidur di malam hari. Apalagi kini ada banyak kelambu dengan model lucu-lucu, sehingga makin membuat si kecil senang dan rajin tidur tepat waktu. Kamu bisa mendapatkan kelambu di e-commerce semisal masih ragu bepergian ke luar rumah. Jika kamu merasa super kreatif dan punya banyak waktu luang, tak ada salahnya mencoba DIY.
Last but not least, jangan lupa mengaplikasikan minyak telon yang tepat seperti Habbie. Produk minyak telon ini mengandung aromatic oil untuk melindungi tubuh buah hati dari gigitan nyamuk. Tak hanya itu, minyak telon ini juga memberikan sensasi nyaman ketikan digunakan, sekaligus juga bisa menghangatkan tubuh si kecil lho.
Menariknya, ada dua varian aroma yang bisa kamu temukan dalam minyak telon Habbie. Pertama ada Aromatic Tea untuk memberikan sensasi calm. Varian ini juga mengandung minyak zaitun yang kaya Vitamin E dan K, sehingga baik untuk kulit sensitif dan bayi. Kedua ada Aromatic Flower agar si kecil merasa lebih refresh. Varian ini mengandung minyak argan yang kaya Vitamin E da D, sehingga dapat membantu menutrisi dan melindungi kulit.

Selain bahan-bahan tersebut, kedua jenis minyak telon Habbie tersebut juga mengandung minyak bunga lavender yang berfungsi melindungi si kecil dari gigitan nyamuk, serta daun bidara yang memiliki khasiat menguatkan otot, serta dipercaya turun-temurun untuk terapi ain (bayi menangis tanpa sebab).
Kerennya lagi, masing-masing varian aroma memiliki cerita tersendiri di baliknya, karena dikoleksi dari beberapa lokasi di penjuru dunia. Temukan cerita setiap aroma selengkapnya dari minyak telon Habbie di sini.