Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Jangan Takut Berikan Makanan Ini pada Balita

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 1 November 2016 13:43
Jangan Takut Berikan Makanan Ini pada Balita
Jangan takut akan reaksi alergi yang muncul, karena Anda tak akan pernah tahu si kecil alergi atau tidak sebelum memberikannya.

Dream - Banyak orangtua menghindari memberikan jenis makanan tertentu pada balita karena dianggap pemicu alergi. Sebenarnya memperkenalkan banyak jenis makanan pada balita sangat penting. Hal tersebut agar mereka tak jadi pemilih makanan atau picky eater di kemudian hari.

Tiga asupan berikut seringkali dianggap `musuh` para balita karena memicu alergi. Tak ada salahnya untuk memberikan asupan-asupan berikut. Jangan takut akan reaksi alergi yang muncul, karena Anda tak akan pernah tahu si kecil alergi atau tidak sebelum memberikannya.

Selai kacang

Menurut pedoman terbaru dari American Academy of Allergy, Asthma and Immunology, makanan yang berpotensi alergi seperti kacang aman untuk diperkenalkan kepada bayi saat berusia  6 bulan. Selai kacang bisa coba diberikan setelah bayi mencoba buah dan sayur. Hal ini mengingat selai kacang mengandung protein nabati yang tinggi, mineral, kalium, asam lemak, vitamin E  dan zat besi yang sangat penting bagi pertumbuhan bayi dan balita.

Selai kacang bisa diberikan di atas cracker tawar atau dijadikan olesan di atas roti, sebagai cemilan si kecil. Jika memang Anda atau suami memiliki riwayat alergi parah, bisa terlebih dulu
dikonsultasikan ke dokter si kecil sebelum memberikan selai kacang.

Telur

Telur bisa dibilang paket nutrisi super lengkap. Jadi akan sangat rugi jika tak memberikannya pada si kecil. Teksturnya yang lembut setelah dimasakan sangat mudah dicerna bayi.
Kandungan zat besi, folat, asam lemak juga sangat baik bagi perkembangan otak bayi. Vitamin A, D dan E juga sangat tinggi. Anda bisa memperkenalkan telur dalam bentuk orak-arik, atau
telur rebus. Bisa dijadikan lauk makanan utama atau cemilan.

Mentega

Tak perlu takut dengan kandungan lemak pada mentega. Justru lemak tersebut sangat dibutuhkan bayi untuk perkembangan saraf dan otaknya. Kandungan lemak dan kolesterol pada makanan sebetulnya tak perlu dipusingkan jika anak masih berusia di bawah 2 tahun. Mentega juga memberikan rasa yang lebih nikmat saat diolah. Jadi, mulai sekarang jangan segan untuk mengolah makanan si kecil dengan mentega.(Sah)

Beri Komentar