Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Dream - Keanekaragaman pangan lokal saat ini kian tergantikan bukan hanya dengan makanan barat, namun juga dengan makanan cepat saji.
Kemudahan pembuatan dan penggunaan warna pada makanan cepat saji seringkali memikat anak-anak untuk mengkonsumsinya, padahal makanan tersebut belum tentu mengandung gizi yang seimbang untuk mendorong tumbuh kembang anak.
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) menggelar kegiatan Kampanye Gizi JAPFA4Kids di Kec. Cikupa, Kab. Tangerang, Banten, 24-25 Oktober 2016, untuk memberikan pengetahuan lebih dalam guna mendukung anak Indonesia sehat dan peduli gizi.
" Asupan gizi anak harus diperhatikan, disini kami ingin membimbing anak-anak untuk mengenal pola hidup yang baik dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dan gaya hidup yang sehat," ujar Artsanti, VP Head of Public Relations JAPFA dalam keterangan tertulis, 26 Oktober 2016.
Dalam rangkaian kegiatan JAPFA4Kids, 8 kelompok siswa perwakilan dari SDN 1 dan 2 Cikupa mengikuti perlombaan Koki Kecil. Di sini anak-anak dituntut untuk menyajikan panganan dengan memanfaatkan kearifan lokal. JAPFA ingin menginisiasikan makanan bergizi sebenarnya bisa kita dapatkan dari lingkungan sekitar kita.
" Keunikan dan kreativitas anak dalam memasak juga menjadi salah satu indikator penilaian dalam perlombaan ini," jelas Artsanti.
Tidak hanya sekedar berlomba, JAPFA berkerjasama dengan Trouw Nutrition mengadakan kelas edukasi bagi anak-anak sebelum dan sesudah memasak.
Jika sebelum memasak anak-anak diberikan arahan dalam pengunaan alat memasak dengan benar dan tetap menjaga kebersihan selama proses memasak. Kali ini anak-anak diajak untuk mengevaluasi apakah bahan masakannya sudah mengandung gizi yang seimbang.
Dalam dua hari kegiatan Kampanye Gizi JAPFA4Kids juga diisi dengan Pelatihan Dokter Kecil, Pelatihan dan Eksebisi Catur Simultan, Gebyar Budaya, Pemeriksaan Kesehatan serta Pembagian Paket Gizi untuk para siswa.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
