Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Suzuki Dan JakLingko Bekerja Sama Untuk Meningkatkan Jumlah Penumpang Selama Pandemi COVID-19. (Foto: Suzuki)
Dream – Angkutan kota atau angkot menjadi salah satu moda transportasi dalam kota yang ikut terdampak pandemi Covid-19. Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatatkan, selama pandemi, jumlah penumpang harian angkutan umum di DKI Jakarta turun hingga 58,44 persen.
Suzuki Indonesia bersama dengan JakLingko berupaya mencari solusi dan berinovasi untuk menarik kembali minat pengguna.
“ Program angkot AC ini adalah lanjutan dan merupakan upgrade dari program angkot regular JakLingko saat ini,” kata 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa 1 Juni 2021.
Caranya, lanjut Donny, menghadirkan angkot ber-AC dalam membangun kepercayaan dan kenyamanan pengguna angkot. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencanangkan program angkot AC untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang. Ini didukung teknologi mutakhir, seperti AC double blower, GPS, dan LED trayek.
“ Program ini merupakan salah satu bagian dari program integrasi transportasi di Jakarta,” kata dia.
Melibatkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan PT Transjakarta, Suzuki dan JakLingko menargetkan Angkot AC mulai beroperasi pada semester kedua tahun ini. Saat ini, program Angkot AC sedang disiapkan untuk dapat menunjang mobilisasi masyarakat dengan maksimal.
Kegiatan Show & Trial unit sudah dilaksanakan pada 14 April lalu dan dihadiri Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama dengan Bidang Angkutan Jalan, perwakilan PT Transjakarta, perwakilan Suzuki Indonesia, serta Ketua Koperasi Wahana Kalpika (KWK) dan pengurusnya sebagai organisasi yang mewadahi para pengusahan Angkot.
Ke depannya, seluruh pihak yang terlibat dalam program Angkot AC ini berharap unit angkot di semua trayek adalah angkot yang sudah menggunakan AC. Adanya AC serta fitur teknologi canggih seperti pintu otomatis, smart navigation, dan fitur CCTV ini diharapkan dapat menarik kembali minat pengguna angkutan kota di DKI Jakarta.
Namun, tentunya selama pandemi Covid-19 masih berlangsung, operasional Angkot AC ini juga akan tetap menerapkan protokol kesehatan berupa pembatasan jumlah penumpang, serta melakukan desinfeksi unit yang beroperasi. Donny mengharapkan kerja sama yang baik antara Suzuki dan JakLingko bisa menghasilkan yang baik.
“ Kami menghadirkan program Angkot AC ini memang bertujuan untuk mengutamakan kenyamanan penumpang dan menarik kembali minat pengguna setelah sempat mengalami penurunan persentase pengguna karena dampak pandemi Covid-19 lalu,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya