Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Adam Fabumi (Foto: Instagram)
Dream - Bagi Sahabat Dream yang aktif di Instagram, mungkin pernah mendengar nama dua balita yang berjuang untuk hidup, Muhammad Gibran Mahrez dan Adam Fabumi. Kedua bocah ini menghabiskan waktu berbulan-bulan di rumah sakit untuk bertahan hidup.
Berbagai perangkat medis dan pengobatan harus dijalani keduanya. Kedua orangtua mereka saling mendukung dan membantu sama lain. Simak ceritanya keduanya di Perjuangan Dua Balita Tangguh Hadapi Penyakit Kronis.

(Muhammad Gibran Mahez)
Orangtua Adam dan Gibran sering membagi aktivitas keduanya di akun Instagram @adamfabumi dan @widdyasungkono. Segala perjuangan yang dilakukan oleh Gibran dan Adam untuk bertahan hidup ternyata mendapat jawaban dari Allah SWT.
Kedua bocah lucu ini kembali ke pelukan Yang Maha Kuasa. Adam Fabumi yang lahir pada 24 April 2017 lalu, meninggal dunia pada 22 November 2017 kemarin.
" Inalillahi wainnailaihirajiun.. telah berpulang anak kami, Adam Fabumi Kamaludin, 22 November 2017 pukul 15.35 dan akan dikebumikan hari ini tgl 23 November 2017 di TPU Jeruk Purut ba'da Dzuhur. Terima kasih utk seluruh keluarga, teman dan sahabat atas segala doa, support, kasih sayang dan perhatiannya yg tidak pernah putus utk anak kami tercinta. Inshaallah sekarang Adam sudah sembuh total dan ga ngerasain sakit lagi. Dan mungkin sedang main lari2an dengan teman2nya yg sudah berpulang terlebih dahulu di surganya Allah, inshaallah.. Terima kasih, Adam, utk seluruh pelajaran yg kamu berikan kpd kami di waktu hampir 7 bulan hidupmu. Terima kasih atas perjuangan dan semangatmu untuk bertahan hidup. Inshaallah Mama papa sudah maksimal merawat dan menjaga kamu sampai dgn hembusan nafasmu yg terakhir.. mama papa sangat cinta sama Adam, tapi Allah jauh lebih cinta sama kamu, nak," tulis Ratih Megasari, ibunda dari Adam dalam akun Instagramnya.
Sementara, Gibran Mahez lebih dulu kembali ke pelukan Allah SWT pada 17 November 2017 lalu. Widya Sungkono sang ibu, melepas Gibran dengan ikhlas. Ia sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menunaikan tugasnya menjadi orangtua.
" Selamat jalan nak, kini kepompong mama sudah punya sayap yang indah dan bisa terbang bebas bahagia di taman surgaNya, tugas mama merawatmu sudah maksimal,hingga kamu memiliki sayap yang bisa membawamu ke taman surga, jemput mama dan daddy kelak disana, saat itu akan datang dimana kita berkumpul bersama. Jumat 17 November 2017 pukul 09.00 pagi, adalah hari indah dimana kamu terbang bersama sayapmu ke surga," tulis Widya.
Baik Adam maupun Gibran merupakan balita-balita pejuang kehidupan. Semangat orangtua mereka melakukan pengobatan secara maksimal bisa jadi inspirasi banyak para orangtua lainnya. Selamat jalan Adam dan Gibran, selalu bahagia di pelukan Allah SWT.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya