Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Credit: The Philippines Department Of Tourism
Siapa di sini yang suka jalan jalan? Apalagi dengan kondisi yang sudah membaik seperti saat ini, perjalanan ke luar negeri dapat dilakukan dengan lebih mudah setelah dua tahun menghadapi pandemi. Pastinya buat yang suka healing sudah tidak sabar untuk segera booking tiket pesawat dan menyusun rencana liburan, termasuk ke Filipina.
Negara satu ini dikenal memiliki wisata alam yang menarik, dari sungai bawah tanah, persawahan hijau, wisata bawah laut, kuliner dan transportasi umum yang penuh warna. Salah satu budaya menarik dari Filipina adalah selalu menghidangkan makanan terbaik bagi pengunjung dan tamu ke rumah mereka.
Hal ini pun berlaku bagi para wisatawan yang berkunjung atau bertamu ke Filipina. Menariknya lagi, setiap daerah di Filipina menawarkan pilihan makanan yang bervariasi, dan memiliki keunikannya masing-masing. Pemerintah Filipina sendiri telah melakukan inisiasi untuk menemukan berbagai makanan halal tradisional Filipina dari setiap daerah.
Melalui inisiasi tersebut, wisatawan bisa mengenal berbagai makanan halal tradisional khas Filipina. Salah satunya adalah menu yang akan dibuat hari ini yaitu ‘KARE KARE’. Kabar baiknya, The Philippines Department of Tourism (PDOT) mengadakan acara menarik bertajuk ‘KAIN TAYO! (Mari Makan!) Philippines Halal Cooking Demo’ secara live streaming via Zoom.
Didukung Kitchen Kirin selaku Official Kitchen Partner dan pakai produknya Kirin, acara demo masak halal ini pun menghadirkan Chef Amy Zein yang memasak menu Beef Ribs Kare Kare khas Filipina. Lantas, seperti apa keseruannya?

Menurut Chef Amy, Kare Kare ini merupakan makanan fusion Filipina-India, yang sudah ada sejak lama. Tidak hanya nama, tapi rasa dan tekstur dari Kare Kare ini juga mirip dengan Kari dari India. Berbeda dengan kare Indonesia, Kare Kare khas Filipina ini justru menggunakan bumbu kacang.
Adapun untuk membuat Beef Ribs Kare Kare, menyebutkan bahan-bahannya dan cara memasaknya. Pertama, rebus beef ribs atau iga sapi yang sudah dipotong-potong sampai empuk menggunakan pressure cooker. Sembari menunggu iga sapinya matang, tumis bawang putih dan bawang bombay cincang. Kemudian, tambahkan selai kacang, serta garam, gula dan lada secukupnya.
Setelah iga sapi matang, angkat dan masukkan ke dalam tumisan bumbu selai kacang tadi. Jika sudah, tambahkan pewarna alami berupa anato. Campur anato dengan rebusan kaldu sapi. Untuk kaldu sapi, Chef Amy memberikan tips agar menggunakan air rebusan kedua, biar lebih higienis.
Setelah itu, tambahkan beragam sayuran yang sudah direbus dulu ke dalamnya. Dari potongan kacang panjang, terong dan jantung pisang. Selain itu, juga ditambahkan sayur pokcoy segar. Khusus pokcoy ini, Chef Amy juga memberikan tips lagi. Biar pokcoy tidak lembek, masak dulu bagian bawahnya, baru setelah agak lunak, masak bagian daunnya.
Di samping menggunakan iga sapi, Kare Kare ini juga bisa dihidangkan menggunakan daging ayam, jerohan hingga babat. Sajikan Beef Ribs Kare Kare dengan pasta udang khas Filipina yang disebut sebagai Bagoong Alamang sebagai saus pendampingnya. Beef Ribs Kare-Kare ini pun nikmat banget dimakan dengan nasi panas.
Gimana, tak sulit diterapkan, bukan? Segera recook kreasi menu Beef Ribs Kare-Kare khas Filipina ala Chef Amy Zein tersebut di rumah. Sajikan sebagai menu spesial keluarga. Selamat mencoba dan Kain Tayo!
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya