Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Panggang Kue Dengan Oven/ Foto: Shutterstock
Dream - Oven selalu jadi andalan untuk membuat kue, roti atau hidangan yang dipanggang, seperti ikan atau ayam. Tekstur, aroma dan rasa makanan yang dipanggang di oven memang begitu khas.
Matang hingga dalam, dengan aroma yang menyeruak serta teksturnya meleleh di lidah. Kualitas makanan yang dimasak di oven tentunya sangat ditentukan dengan tepat atau tidaknya kita saat memanggang.
Terkadang kita sudah membumbui dan mengolah bahan dengan baik, tapi teknik memanggangnya kurang tepat. Hasil hidangan bisa jadi mengecewakan. Penasaran apa sebabnya? Empat hal ini merupakan kesalahan yang sering dilakukan saat masak dengan oven. Perhatikan ya, Sahabat Dream.
1. Tidak tunggu hingga panas
Memanaskan oven sebelum digunakan merupakan hal yang sangat penting. Jika tak dipanaskan dulu waktu untuk memasak jadi lebih lama, adona yang dipanggang tidak mengembang atau pematangan jadi tak merata. Rasa dan aroma makanan pun jadi tidak maksimal. Tak hanya itu, kerja oven juga lama-lama bisa menurun drastis.
2. Sering buka tutup oven
Rasa penasaran seringkali membuat kita ingin melihat masakan di dalam oven. Tak hanya sekadar mengintip tapi juga membukanya. Kebiasaan ini akan mempengaruhi proses pematangan. Panas yang harusnya stabil, jadi keluar karena tutup. Manfaatkan saja kaca oven untuk memantau hidangan yang sedang dimasak. Bisa juga menggunakan timer, untuk tahu durasi terbaik.
Oven merupakan alat masak yang mengolah masakan dengan perlahan. Untuk itu terlalu sering memindahkan loyang karena ini akan mempengaruhi tingkat kesempurnaan masakan. Kadang kita memindahkan loyang dari atas ke bawah atau sebaliknya berkali-kali dan hal ini harus dihindari. Secukupnya saja untuk memastikan tiap sisi terkena panas yang rata.

4. Isinya melebihi kapasitas
Pastikan mengisi oven sesuai dengan kapasitasnya. Bila terlalu banyak, tentu kerja oven jadi tidak maksimal. Hidangan tidak matang merata, tidak mengembang, dan rasa serta teksturnya bisa jadi sangat jauh dari yang diharapkan. Jadi, pastikan mengisi oven tidak berlebihan, ya.
Sumber: Diadona.id
Dream - Setiap negara mempunyai makanan khas yang otentik. Keunikan bahan atau cara memasaknya kerap membuat penasaran dan jadi daya tarik.
Seperti metode memasak di salah satu daerah di Islandia, Laugarvatn. Di daerah tersebut warga setempat biasanya memanggang roti dalam tanah.
Lewat Youtube channel Kyana Sue Powers , diperlihatkan proses pembuatan roti yang sangat otentik tersebut.

Rupanya, memanggang roti di dalam tanah merupakan sebuah tradisi yang sudah dilakukan masyarakat Islandia sejak beberapa abad yang lalu. Tanpa menggunakan oven, roti dipanggang dengan memanfaatkan sumber mata air panas yang muncul di area sekitar.
Masyarakat kota Laugarvatn menemukan mata air panas baru setiap harinya. Danau yang ada di kota tersebut memiliki mata air panas yang panasnya bisa mencapai 100° celcius.
Untuk memanfaatkannya, masyarakat kota Laugarvatn membuat berbagai hidangan, salah satunya roti gandum hitam. Adapun cara memanggang roti tersebut yaitu dengan memasukan adonan ke dalam panci dengan tutup, dengan ukuran yang cukup besar.

Kemudian adonan dibungkus menggunakan bungkus plastik untuk melindunginya. Setelah itu, panci yang sudah ditutup dikubur ke dalam tanah dan dibiarkan selama 24 jam. Berkat air yang mendidih di bawahnya, roti akan matang dengan sempurna.
Tidak hanya roti, proses yang dinamakan ‘geothermal bakery’ ini juga dimanfaatkan untuk merebus telur dengan air mendidih yang dihasilkan sumber mata air. Makanan seperti hidangan berkuah dan kue lainnya juga sering dibuat oleh masyarakat setempat.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya