Ramadan, London Jadi Ajang Pamer Jutawan Timur Tengah

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 28 Juni 2015 16:03
Ramadan, London Jadi Ajang Pamer Jutawan Timur Tengah
"Saya tahu beberapa orang Kuwait rela pinjam uang hanya untuk datang ke London dan pamer. Bagaimana tidak gila kelakuan itu?"

Dream - Bulan Ramadan tak hanya mendorong ekonomi negara-negara muslim. Pebisnis di London, Inggris juga ikut merasakan angin berkah dari Bulan Suci ini.

Saban tahun, ribuan warga Arab kaya raya akan berdatangan ke ibu kota Inggris itu di beberapa minggu sebelum dan sesudah Ramadan. Mereka berbelanja di pusat-pusat perbelanjaan mewah dan sebagian menginap di hotel berbintang lima di London.

" Ini semua karena gengsi. London adalah tempat untuk memamerkan kekayaan, supercars atau pakaian Anda. Kota ini menjadi tempat berkumpulnya orang Arab jika ingin dilihat sebagai orang kaya," kata Fahad al-Ajmi, pria 32 asal Kuwait seperti dikutip laman cvtnews.ca, Minggu, 28 Juni 2015

" Saya tahu beberapa orang Kuwait rela pinjam uang hanya untuk datang ke London dan pamer. Bagaimana tidak gila kelakuan itu?" tanya Fahad

Dalam sekali transaksi di London, warga Qatar menghabiskan rata-rata US$ 2,237 atau sekitar Rp 29,6 juta per transaksi. Angka ini adalah jumlah tertinggi di antara pengunjung asal Tengah Timur, yang diikuti oleh wisatawan Uni Emirat Arab (UEA) yang menghabiskan 1.120 pound sterling atau setara Rp 23,4 juta.

Menanggapi belanja gila-gilaan itu, department store mewah dan perusahaan merek-merek terkenal di London segera melakukan langkah cepat.

Di Selfridges jumlah wanita yang berbelanja mengenakan hijab hampir mengalahkan pelanggan lain.

Department store mewah di pusat London itu adalah salah satu dari beberapa pusat perbelanjaan yang menyesuaikan jam buka atau melatih staf khusus untuk melayani pelanggan Arab mereka.

Global Blue, pemilik beberapa pusat perbelanjaan dan hotel di London, mengatakan konsumen Timur Tengah adalah kelompok asing yang paling banyak mengeluarkan uang untuk belanja barang di Inggris, yang mewakili 32 persen dari total pengeluaran internasional hingga tahun ini.

Kelompok tersebut terdiri dari Kuwait, Arab Saudi, Qatar dan UEA.

" Seperti penjualan Januari dan Natal, pengunjung asal Timur Tengah merayakan Idul Fitri dengan berbelanja di London dan merupakan bagian dari kalender penjualan dari merek-merek terkenal," kata Dave Hobday, managing director di perusahaan pembayaran Worldpay UK.

London, dengan jaringan transportasi yang luas, bahasa global, relatif dekat dengan Teluk, iklim bersahabat dan ikatan sejarah dengan negara-negara Teluk, telah menjadi tujuan favorit bagi banyak wisatawan Ramadan.

" Kami suka orang Inggris. Sebagai seseorang dari Teluk, kami terbiasa dengan mereka. Kami bahkan suka makanan mereka," kata Khaled Abdullah Ghanem, 42, seorang Kuwait. Ia menambahkan bahwa Inggris umumnya lebih ramah terhadap orang-orang Arab dari Prancis atau Amerika Serikat. (Ism) 

1 dari 1 halaman

Mobil Mewah Saudagar Arab Berseliweran di London

Dream - Kesibukan Ramadan di London bukan hanya didominasi oleh mereka yang belanja, tapi juga yang ingin memamerkan mobil-mobil eksotisnya.

Mobil-mobil supermewah itu bahkan didatangkan langsung dari Teluk. Hal ini membuat bisnis angkutan mobil mewah dari Teluk ke London semakin bergairah.

Beberapa pemuda Arab terlihat mondar-mandir di jalanan kota London dengan mobil-mobil mewah seperti Ferrari, Lamborghini, dan merek mobil mewah lainnya. Mereka bahkan tidak sungkan-sungkan memamerkan plat mobil bernomor Timur Tengah.

Carparazzi adalah sebutan bagi mereka yang suka mengabadikan mobil-mobil mewah milik orang-orang Arab kaya yang biasanya parkir di hotel atau apartemen mewah.

" Ramadan adalah waktu yang sibuk bagi kami. Seringkali seluruh keluarga Arab melakukan perjalanan, kadang-kadang dengan bodyguard mereka. Kami menggunakan Rolls Royce dan Bentley untuk menjemput mereka dan sering menggunakan Mercedes Vianos untuk tim keamanan mereka," kata seorang juru bicara Signature Car Hire, yang menawarkan kendaraan mewah untuk kendaraan pelanggan selama di London. Pelanggan Signature Car termasuk keluarga kerajaan UEA dan Qatar.

Beri Komentar