Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Ilustrasi
Dream - Berada di minimarket atau toko bersama si kecil. Lalu ia meminta dibelikan es krim, permen atau minuman kesukaannya. Anda menolak karena di rumah sudah banyak stok cemilannya.
Anak pun memgeluarkan jurus andalannya yaitu merengek. Bertanya dan memohon berulang kali. Sering berhadapan dengan situasi ini? Jangan langsung takluk dengan rengekan si kecil,
justru dalam situasi ini ketegasan orangtua diuji.
Ada kalimat 'sakti' yang bisa digunakan orangtua saat berhadapan dengan rengekan anak. Ingin tahu apa saja?
Tanya dan jawab
" Mama, beli permen kapas, yah?" lalu cukup jawab " tidak sayang, di rumah sudah ada permen, biskuit, cemilan banyak di lemari" . Si kecil merengek " tapi kan belum ada permen kapas" .
Jawab lagi " sudah ditanya dan dijawab yah sayang" . Si kecil merengek lagi dan kembali jawab dengan " sudah ditanya dan dijawab" . Lakukan seperti robot dan otomatis jika ia mengulang dan
merengek.
" Sudah dijawab sayang, tak ada diskusi"
Buah hati minta izin untuk main sepeda padahal sudah jelang maghrib dan seluruh keluarga ingin salat bersama. Tentu Anda tak akan mengizinkannya. Dia pun membuat 'penawaran' dengan berjanji hanya sebentar, cukup respons dengan " Sudah dijawab sayang, tak ada diskusi"
" Kakak/ adik tahu ya efeknya, ada hukuman lho"
Anak-anak suka sekali melakukan 'tes emosi' pada orangtuanya. Mereka mencoba melanggar aturan dan membuat penawaran dengan merengek, memasang wajah melas dan sedih. Kadang orangtua harus tegas dan konsisten dalam menegakkan aturan, jika anak mulai merengek sebaiknya ingatkan lagi mereka dengan konsekuensinya, " Kakak/ adik tahu ya efeknya, ada hukuman lho" .
Sumber: Todays Mama
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol