Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilmuwan Mengklaim Telah Menciptakan Kamera Supercepat (Foto Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Para ilmuwan telah mengembangkan inovasi yang mereka sebut kamera tercepat di dunia. Diberi nama T-Cup, kamera ini bisa memiliki kecepatan 10 triliun frame per detik.
Dengan teknologi ini, hasil foto bisa memperlihatkan momen freeze bahkan cahaya dalam gerakan super-lambat.
Peneliti dari Quebec University Institute national de la recherche scientifique (INRS) dan California Institute of Technology (Caltech) memulai penelitian ini dengan melihat fotografi supercepat yang mampu menangkap objek 100 miliar frame per detik.
T-Cup merupakan pengembangan teknik ini dengan menerapkan kamera berkemampuan femtosecond, atau satu kuadrant triliun dalam satu detik, yang biasanya digunakan dalam aplikasi seperti tomografi.
" Kami tahu dengan hanya menggunakan kamera beruntun femtosecond, kualitas foto akan terbatas," kata Profesor Lihong Wang, Bren Professor of Medial Engineering and Electrical Engineering at Caltech dan direktur dari Caltech Optical Imaging Laboratory (COIL).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Wang memutuskan menambahkan kamera yang bisa membuat foto statis.
" Dikombinasikan dengan gambar yang didapatkan dari kamera beruntun femtosecond, kami bisa menggunakan apa yang disebut transformasi Radon untuk menghasilkan foto berkualitas tinggi di saat merekam sepertriliun frame per detik."
Peneliti lainnya, Jinyang Liang, mengklaim kamera baru ini memungkinan untuk menangkap momen `membeku` untuk melihat sebuah fenomena - bahkan cahaya- dalam gerakan super lambar.
" Meskipun beberapa pengukuran dimungkinkan, tidak ada yang mengalahkan gambar jelasnya." kata Liang.
Dengan pencapaiannya ini, T-Cup diklaim mencatat rekor baru sebagai kamera tercepat di dunia. Temuan ini diharapkan bisa membantu mikroskop generasi terbaru untuk kegiatan medis maupun aplikasi lain.
(Sumber: techspot)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya