Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Ilustrasi
Dream - Banyak faktor yang membuat jerawat tumbuh di kulit. Bukan hanya di wajah tapi juga area tubuh lain seperti punggung, dada, hingga kulit kepala. Salah satunya adalah kebiasaan tertentu saat mandi.
Bersih bukan jaminan bebas jerawat. Ada beberapa kebiasaan yang ternyata bisa malah memicu jerawat. Hal ini sering tak disadari, karena kita merasa sudah menjaga kebersihan kulit dengan mandi secara teratur.
Berikut beberapa kebiasaan mandi yang bisa memicu munculnya jerawat.
Air terlalu panas atau terlalu dingin
Menurut Neil Sadick, MD, dermatolog asal Amerika Serikat, air yang terlalu dingin dapat membuat pori-pori kulit mengencang, sehingga tidak memungkinkan sekresi alami sebum dan bakteri penyebab jerawat.
Sedangkan jika mandi dengan air panas, menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter bisa membuat kesehatan kulit terganggu.
“ Suhu air yang panas akan menyingkirkan lapisan minyak alami kulit, sehingga kulit mudah mengalami iritasi karena terlalu kering,” ungkap dr. Dyah.
Mandi terlalu lama
Mengenai durasi yang tepat, rekomendasi dari dr. Dyah adalah tak lebih dari 15 menit. “ Mandi yang terlalu lama dan terlalu sering bisa membuat kulit menjadi lebih kering. Kelembapan alami di dalam kulit mudah berkurang, sehingga kulit jadi gampang teriritasi,” katanya.
Sampo dan kondisioner
“ Sampo, terutama yang mengandung sulfat, dapat memicu kembali jerawat saat dibilas. Pilihlah produk yang bebas sulfat dan jika mungkin yang organik,” ungkap Neil.
Untuk kondisioner, baiknya hindari produk yang menggunakan senyawa amonium kuaterner (quaternary ammonium compounds) alias quats seperti Polyquaternium 10. Meski bisa mempertahankan rambut sepanjang hari, tetapi bahan tersebut juga bisa menempel di kulit dan menyumbat pori-pori.
Penjelasan selengkapnya baca di KlikDokter.
Dream - Produk perawatan kulit khusus menangani jerawat kini banyak sekali dijual di pasaran. Mulai dari krim, toner, hingga obat oles.
Dari banyaknya pilihan produk perawatan jerawat tersebut, masih ada yang memilih menggunakan bahan lain, seperti lemon dan hingga pasta gigi. Sebenarnya cara ini sangat tak direkomendasikan.

Foto: Shutterstock
Menurut dr. Yessica Tania, seorang spesialis kulit, pasta gigi mengandung bahan yang bersifat abrasif atau merusak permukaan tertentu. Seperti deterjen serta fluoride yang terbukti mampu menyebabkan jerawat dan masalah kulit lainnya.

Foto: Shutterstock
Kandungan alkohol pada pasta gigi juga cukup tinggi, yaitu rata-rata 18-26 persen. Pasta gigi juga mengandung zat pemanis serta pewarna.
Pemakaian pasta gigi malah sangat berbahaya bagi kesehatan kulit. Sementara lemon atau jenis jeruk lainnya bisa menyebabkan kulit lebih sensitif serta mudah teriritasi ketika terpapar matahari. Terutama, jika digunakan secara rutin.
Jika ingin merawat kulit atau mengatasi jerawat, gunakanlah produk perawatan yang cocok untuk kulitmu. Kamu juga bisa berdiskusi dengan dokter kulit untuk menentukan perawatan yang tepat.
@dr.ziee #samasamabelajar APA INI miskahh? Ayok uda mau 2022 #tanyadrzie ♬ original sound - dr. Yessica Tania
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes