Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kefir
Dream- Pernahkah Anda mendengar Kefir? Ya, nama kefir belum cukup populer di masyarakat. Kefir merupakan sejenis minuman yang mirip dengan yoghurt. Apa sebenarnya kefir itu? Apa saja manfaatnya bagi tubuh?
Nama kefir berasal dari bahasa Turki, yang artinya enak dan baik. Minuman ini terbuat dari susu yang difermentasi. Berbeda dengan yoghurt, wujud kefir lebih sedikit cair.
Cara pembuatannya pun berbeda. Pada proses fermentasi, susu sapi, kambing atau domba dicampur dengan butiran kefir yang mengandung bakteri Streptococci dan Lactobacilli atau Streptococcus sp dan Lactobacilli.
Susu segar dipanaskan terlebih dahulu agar higenis pada suhu 85-90 derajat celcius. Kemudian simpan dalam wadah dan diamkan hingga suhu 20-25 derajat celcius. Setelah itu, susu dicampur dengan biji kefir.
Proses ini dibiarkan selama satu malam hingga terjadi fermentasi oleh biji kefir. Hasilnya, susu akan membentuk gumpalan. Gumpalan ini kemudian disaring untuk memisahkan antara biji kefir dengan minuman kefir yang siap diminum.
Kefir bisa dinikmati dalam berbagai cara. Dapat ditambahkan gula ataupun madu sesuai dengan selera. Jika tidak diminum langsung, kefir dapat disimpan dalam lemari es selama 1 sampai 3 hari.
Biji Kefir
Biji kefir merupakan bahan utama pembuatan minuman kefir. Biji kefir berbentuk butiran berwarna putih kekuningan. Warnanya akan berbuhan menjadi kecokelatan apabila dimasukan dalam susu.
Ukuran biji kefir bermacam-macam, berkisar antara 1 hingga 15 mm. Mengandung hasil pembiakan simbiosis ragi dan bakteri Bibit. kefir hasil penyaringan yang sudah dipakai dapat digunakan kembali setelah sebelumnya dicuci dengan air matang. Sebaiknya disimpan dalam lemari es dalam kondisi beku.
Manfaat Kefir
Sama halnya dengan susu fermentasi, kefir mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat kefir yaitu:
1. Menekan pertumbuhan bakteri jahat dalam sistem pencernaan sehingga sangat baik untuk mengatasi masalah pencernaan
2. Berperan sebagai probiotik
3. Menurunkan kolesterol
4. Mencegah kanker atau tumor, khususnya kanker saluran pencernaan
5. Memperkuat otot jantung. Mencegah jantung koroner
Selain kaya manfaat, Anda juga dapat menikmati kefir dengan berbagai rasa. Di berbagai tempat, kefir dijual dicampur dengan rasa buah.
(Ism, berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya