Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Vindulgeblog.com
Dream - Untuk sebagian orang mengenang masa lalu membuat perasaan menjadi kurang mengenakan. Saat melihat barang-barang pemberian seseorang di masa lalu seakan mengembalikan memori bersamanya.
Tidak sedikit yang membuang atau membakarnya. Namun hal ini tidak terjadi di Kroasia. Banyak orang di sana yang memilih menyimpannya dalam museum.
Museum unik ini diberi nama The Museum of Broken Relationship terletak di Zagreb, Kroasia. Sejak 2010 pasangan Olinka Vistica dan Drazen Grubisic mendirikan museum ini. Mereka terinspirasi dari kisah yang dialami keduanya.
" Saat itu kami sempat berpisah kemudian saat harus memilah barang pemberian pasangan saya bingung. Semuanya memiliki makna. Namun untuk menyimpannya terasa sulit. Setelah bersama lagi, kami memutuskan untuk membangun museum ini, agar semuanya bisa dikenang," kata Drazen dikutip Dailymail, Rabu 8 April 2015.
Setiap barang yang dipamerkan di museum disertakan kisah indah barang tersebut. Sampai saat ini sudah ada sekitar 100 barang yang sudah dipamerkan dari sekitar 1.000 barang yang dikumpulkan dari seluruh dunia.
" Koleksi ini kami dapat dari Manila, London, Singapura dan negara lainnya. Ada satu yang membuat kami tersentuh yakni koleksi kaki palsu yang disumbangkan veteran perang yang pernah jatuh cinta oleh sang terapis fisik. Namun hubungan mereka tidak bertahan lama," kata Drazen.
Drazen berharap dengan adanya museum ini semua orang yang memiliki kenangan dapat menghargai pengorbanan cinta.
" Tidak mudah memang melupakan kenangan, namun kita semua harus terus maju ke depan. Move on, belajar dari masa lalu supaya lebih baik. Masa lalu cukup dikenang, yang sekarang harus terus berjalan," kata Drazen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya