Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Haglund Milik PMI Kembali Dioperasikan Di Lokasi Banjir Bandang Masamba
Dream - Kendaraan unik yang sempat menjadi perhatian dalam musibah bencana alama tsunami Palu beberapa tahun lalu kembali beraksi. Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat kembali mengirimkan mobil Hagglund ke lokasi bencana banjir bandang di Luwu Utara, Masamba, Selatan.
PMI Pusat mengharapkan satu unit hagglund yang dikerahkan itu dapat menjadi kendaraan taktis di kota Masamba yang tertimpa bencana banjir bandang selasa dini hari lalu (14/07/2020).
Hagglund dikenal sebagai kendaraan militer yang dapat beroperasi di medan berlumpur. Kendaraan ini bisa menjangkau lokasi yang tidak mudah dilalui kendaraan lain.
Mobil segala medan ini diberangkatkan dari Jakarta pada Jumat kemarin menggunakan kapal laut. Diperkirakan Hagglund akan tiba di Makassar lusa (Senin, 20/07/2020) dan langsung dibawa ke lokasi bencana.
Ketua Komite Operasi PMI Pusat, Husain Abdulllah mengatakan pengiriman mobil hagglund tersebut atas instruksi Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla untuk melakukan bantuan operasi evakuasi dan operasi lainnya.

Menurut Husain, mobil hagglund ini sering digunakan oleh PMI di daerah bencana alam yang sulit dijangkau oleh kendaraan lainnya.
Hagglund pernah dipakai saat membantu korban tsunami aceh, letusan Gunung Merapi, gempa dan tsunami Palu, tanah longsor di Jawa Barat dan beberapa kota lainnya yg pernah mengalami bencana.
Sementara itu,Banjir Bandang di Kota Masamba,Kabupaten Luwu Utara,Sulawesi Selatan yang merusak puluhan rumah warga dan mengakibatkan puluhan orang meninggal terjadi selasa dini hari lalu.

Hingga saat ini proses pemulihan sisa banjir masih berlangsung.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya