Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kepala Program Studi Desain Produk & Busana IKJ, Mangesti Rahayu (Dream.co.id/M Ilman Nafi'an)
Dream - Desain fesyen hijab di Tanah Air kini tengah menggeliat. Banyak rancang busana karya anak bangsa yang menghiasi panggung-panggung pameran busana, baik di dalam maupun luar negeri.
Muncul nama-nama tenar di dunia desain hijab Indonesia. Salah satunya adalah Dian Pelangi, yang karyanya telah mendunia.
Dian Pelangi dan sejumlah nama lain tentu menduduki posisi puncak melalui proses yang panjang dan tidak mudah. Mereka juga mengalami masa-masa pahit belajar hingga memperkenalkan karyanya ke sejumlah peragaan busana.

Proses belajar itulah yang terus ditingkatkan di Program Studi Desain Produk & Busana Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Para mahasiswa program studi ini selalu dipacu untuk menghasilkan desain terbaru yang inovatif.
Tak hanya itu, mereka juga didorong untuk mengikuti kompetisi desain busana. Ini demi meningkatkan kemampuan mereka dalam mendesain busana yang menarik
Ketua Program Studi Desain Produk & Busana IKJ, Mangesti Rahayu, mengatakan sudah banyak mahasiswanya yang mengikuti berbagai kompetisi desain. Tidak sedikit pula dari mereka yang dinobatkan sebagai pemenang.

" Beberapa mahasiswa ada kompetisi hubungan desain muslim, Alhamdulillah beberapa kali menang. Di luar desain muslim juga beberapa kali menang," kata Mangesti saat berbincang dengan Dream di ruang kerjanya, Kampus IKJ, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 14 November 2018.
Yang lebih membanggakan, kata dia, karya mahasiswanya banyak digunakan sebagai kostum pada tayangan televisi. " Banyak karya mereka juga dipinjam stasiun tv," ucap dia.
Bahkan manajemen artis kerap menggunakan desain busana karya mahasiswa IKJ. " Bahkan Agnez Mo juga pernah pakai," ujar Mangesti. Tetapi Mangesti tak menyebut detail karya yang mana yang pernah digunakan Agnez Mo. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya