Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tanaman Lobak Di Luar Angkasa/ Dok: NASA
Dream - Tampaknya sebentar lagi kita bisa bikin masakan dari sayur segar di luar angkasa. Pasalnya, tim astronot National Aeronautics and Space Administration (NASA) baru saja memanen tanaman lobak International Space Station pada 30 November 2020.
Tanaman ini ditanam di Advanced Plant Habitat (APH). APH adalah ruang pertumbuhan di stasiun luar angkasa yang ukurannya kira-kira seukuran lemari es mini dan dirancang untuk menguji kondisi pertumbuhan tanaman di luar angkasa.
Eksperimen ini disebut sebagai Plant Habitat-02 (PH-02), dimana 20 tanaman ditanam di APH setelah dianalisa “ efek CO2 dan perolehan serta distribusi mineral”.
Para peneliti mengumpulkan tanaman lobak, membungkus masing-masing dengan kertas timah dan menempatkannya dalam penyimpanan dingin (cold storage) untuk perjalanan kembali ke bumi pada 2021 dalam misi SpaceX's 22nd Commercial Resupply Services.
Tim astronot juga merekam seluruh proses pertumbuhan tanaman lobak dan membagikan video berdurasi 10 detik di akun Twitter resmi International Space Station @iss_research.
Radishes grow fast, but maybe not this fast! Check out one month of @Space_Station radish growth in 10 seconds.??
Radishes are used for the Plant Habitat-02 study because they're nutritious, grow quickly and are genetically similar to Arabidopsis, a plant often studied in space. pic.twitter.com/f3c8urlCei— ISS Research (@ISS_Research)December 1, 2020
" Lobak tumbuh dengan cepat, tapi mungkin tidak secepat ini! Lihat satu bulan pertumbuhan lobak @Space_Station dalam 10 detik," keterangan dalam video tersebut.
Dream - Sajian sayur biasanya berwarna hijau atau cerah dengan bentuk berupa daun, umbi atau biji. Jangan kaget jika melihat di dalam piring ada sajian yang bentuknya sangat mirip ulat tapi disebut sayur.
Pasalnya, ada satu jenis sayur yang bentuknya memang sangat mirip dengan ulat yaitu Crosnes. Seperti apa makanan ini? Dikutip dari motherearthnews Crosnes dikenal juga dengan nama artichoke atau chorogi cina.

Tampilannya yang sangat mirip dengan ulat membuat banyak orang yang pertama kali melihat terkaget-kaget. Setelah dijelaskan atau dicicipi, mungkin baru mengerti kalau Crosnes merupakan sayuran.
Seperti apa rasanya? Ternyata teksturnya renyah dan berair dengan sedikit rasa manis.
Rasanya sangat mirip dengan wortel. Sayuran ini dijual dengan harga 40 dolar per pon atau sekitar Rp594 ribuan.

Biasanya, Crosnes diolah menjadi salad atau ditumis. Bagi orang Indonesia sangat wjar jika tidak ak Makanan inin sangat cocok untuk pendamping salad, ataupun tumis-tumisan.
Sayuran ini memang jarang ada di Indonesia. Pasalnya, crosnes hanya sering dijumpai di negara-negara tertentu seperti Jepang, China, Amerika Serikat, dan juga Eropa. Baca selengkapnya soal Crosnes di Diadona.id.
Dream - Harga sayuran di Indonesia yang termasuk negara tropis, sangat terjangkau. Kita bisa makan sayuran segara dengan harga yang cukup murah. Seperti kangkung, bayam, buncis, wortel dan masih banyak lagi.
Selama ini sayuran identik berharga murah, tapi siapa sangka kalau ada juga yang harganya selangit. Tak heran kalau sayuran ini tak begitu populer, karena hanya kalangan tertentu saja yang bisa mengonsumsinya.
Sayuran apa saja? Mungkin Sahabat Dream pernah mencicipinya.
Jamur Taiwan

Ada jenis jamur Taiwan yang harganya mencapai Rp15 juta per buah. Ini merupakan jamur liar yang hanya tumbuh di daerah tertentu. Rasanya sangat khas dan dipercaya sangat baik untuk kesehatan. Keberadaannya sangat langka, tak heran kalau harganya sangat mahal.
Kacang Polong Mange

Merupakan jenis kacang polong yang agak pipih, karena dipanen saat masih muda. Merupakan hidangan favorit di restoran-restoran barat. Kacang polong jenis ini kabarnya 100 gram dijual seharga £2.00 atau Rp3,2 juta
Bayam Yamashita

Sayur bayam di Indonesia harganya sangat murah, hanya Rp3.000 per ikat. Namun ada bayam yang harganya US $13 atau Rp234 ribu per 16 ons. Bayam ini tumbuh di Prancis dan kabarnya hanya dijual kepada 7 klien, yang semua merupakan koki pemegang gelar Michelin
Akar Wasabi

Banyak yang kaget dengan harga akar wasabi asli. Pasalnya kita lebih sering mengonsumsi dalam bentuk bubuk yang sudah dimodifikasi. Harga akar wasabi di pasar global mencapai US $73 per 16 ons atau Rp1 juta rupiah.
Sumber: Times of India
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya