Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Ibu Melahirkan (Foto: Shutterstock)
Dream - Proses persalinan secara normal tak selalu berjalan mulus. Ada kalanya bayi sangat sulit untuk keluar sementara ibu sudah kehabisan untuk mendorong. Dokter atau bidan yang menangani persalinan bisa saja menggunakan alat vakum untuk mempermudah keluarnya bayi.
Vakum sendiri merupakan alat mirip cangkir kecil untuk menarik bayi keluar. Diletakkan di kepala bayi dan selama kontraksi terjadi, ibu akan diminta mendorong sementara dokter akan membantu bayi keluar dengan vakum.
" Alat ini dilakukan bersamaan dengan upaya ibu untuk mengeluarkan bayi. Biasanya dilakukan jika kondisi bayi tak kunjung keluar karena ada masalah seperti kepala bayi tidak turun atau bayi tak bergerak ketika berada di tulang kemaluan ibu," kata Lee Schofield, seorang dokter keluarga dari Rumah Sakit St. Michael di Toronto, seperti dikutip dari Todays Parent.
Vakum dilakukan jika dokter atau bidan mengkhawatirkan adanya penurunan detak jantung bayi atau karena ibu kelelahan dan mendorong tidak efektif.
" Jika Anda mengalami kesulitan dalam persalinan, mungkin ada risiko kematian yang lebih tinggi pada bayi," kata Schofield.
Risiko yang dihadapi ibu jika digunakan alat vakum tidak berbeda dari yang terjadi dengan persalinan pervaginam. Bisa muncul robekan vagina, kadang-kadang hingga dinding anus dan dapat terjadi masalah prolaps panggul.
Terdapat risiko juga pada bayi. Kepala bayi mungkin akan berbentuk sedikit 'kerucut' dan kemerahan. Tetapi, kondisi ini akan hilang dalam beberapa minggu, mengingat tulang-tulang di kepala bayi yang baru lahir masih belum menyatu. Bisa juga ada perdarahan di bawah kulit kepala karena tekanan dari vakum.
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan