Kisah di Balik Baju 'Karung Tepung' di New York Fashion Week

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Minggu, 29 September 2019 16:00
Kisah di Balik Baju 'Karung Tepung' di New York Fashion Week
Ada kisah menarik di balik karung tepung yang menempel pada rancangan Maggie.

Dream - Belum lama ini, baju dengan logo merek karung tepung mendadak viral karena muncul di gelaran New York Fashion Week (NYFW). Baju tersebut merupakan karya desainer Tanah Air, Maggie Hutauruk-Eddy.

Pemilik label 2Madison Avenue itu memboyong 12 busana bertajuk 'Vivify the Block' ke Amerika Serikat pada 9 September 2019. Salah satu rancangannya, yakni baju yang terbuat dari karung tepung sukses menyita perhatian.

'Karung Tepung' di New York Fashion Week

Banyak orang mengira merek tepung tersebut di-endorse oleh sang desainer hingga mencapai NYFW. Namun ada kisah menarik di balik karung tepung yang menempel pada rancangan Maggie.

" Itu sebenarnya tidak sengaja. Saat aku mau ke NYFW cuma prepare sebulan dan ada beberapa look yang perlu grafis di tengahnya. Tapi aku tidak punya waktu untuk melukis, membuat sablon, bordir ataupun print," cerita Maggie ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat 27 September 2019.

1 dari 3 halaman

Idenya Berawal dari Sini

Desainer berdarah Batak itu pun termenung mencari ide. Suatu hari, ia tak sengaja melihat sang asisten tumah tangganya pulang berbelanja. Mbak Sum, namanya. Ia kedapatan membawa karung beras dan tepung yang menyita perhatian sang desainer.

'Karung Tepung' di New York Fashion Week

" It looks good! Ukuran grafisnya pas, bentuk dar warnanya cocok untuk mengisi kekosongan salah satu bajuku. Akhirnya sisa karung kita kumpulkan dan dicuci," ungkapnya.

'Karung Tepung' di New York Fashion Week

Wanita yang terbiasa bekerja dengan karakter impulsif itu kemudian menyulap karung-karung tersebut. Ia menempelkan potogan logo ke atas t-shirt berbahan jersey. Jahitan dibentuk dengan sangat rapih guna memenuhi standar pakaian New York.

 

2 dari 3 halaman

Sempat Kaget

Maggie memboyong busana karung tepung serta beras ke panggung NYFW Spring/Summer 2020. Baju dikreasikan dengan gaya era 1980 untuk busana pria. Kesan gahar dan playful berpadu manis, menyiratkan alter ego Maggie Hutauruk-Eddy yang serius namun penuh warna.

'Karung Tepung' di New York Fashion Week

Sesampainya di Jakarta, Maggie mengaku kaget mengetahui baju rancangannya viral. " Iya, I know itu viral tapi enggak nyangka. Mereka (publik) sangat mendukung. Ada yang bilang segitiga illuminati juga tapi iseng aja kali ya," ujarnya.

Tak lama kemudian, ia langsung mendapat banyak tawaran dari berbagai brand untuk memakai logo mereka di busana Maggie. Ia bahkan dikontak langsung oleh pemilik brand tepung tersebut.

3 dari 3 halaman

Makin Tertantang

" Aku di DM sama bos Bogasari. Beliau pengen order satu piece, sekarang juga. Pengen langsung dipakai. Tapi sayang aku baru punya satu," kata wanita berdarah seniman itu.

'Karung Tepung' di New York Fashion Week

Hal itu membuat Maggie yang berasal dari bidang seni rupa semakin tergugah. Ia tertantang untuk membuat busana dari bahan ban bekas.

" Aku ingin mengajarkan bahwa kita orang-orang kreatif, harus bisa memakai barang yang ada di sekitar kita and make it really cool," kata Maggie.

Beri Komentar