Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Angel Perez Dalam Gendongan Sang Nenek (Foto: Buzzfeed)
Dream - Dalam kondisi hamil Karla Perez (22) mengalami sakit kepala luar biasa. Ia memang memiliki penyakit juvenile rheumatoid arthritis yang bisa membahayakan nyawanya jika hamil. ringan. Sampai akhirnya memeriksakan diri ke rumah sakit dan terungkap kalau dirinya mengalami pendarahan otak.
Tak lama setelahnya, Karla koma dan hanya bisa terbaring tak bergerak di rumah sakit. Dokter yang memeriksanya pun memvonis kalau Karla mengalami catastrophic intracranial hemorrhage atau kematian otak.
Tim medis dari Methodist Health System, Texas, AS, tempat Karla dirawat, melakukan serangkaian perawatan agar bayi dalam rahim Karla tetap hidup meski sang ibu bisa dikatakan sudah meninggal dunia karena otaknya sudah tak berfungsi.
Saat itu janin dalam kandungan Karla berusia 22 minggu. Dokter berusaha mempelajari kasus yang mirip dengan kondisi Karla, yaitu hamil dan mengalami koma.

(Angel Perez dirawat di NICU setelah dilahirkan)
" Pernah ada kasus mirip dengan Karla pada 1998, mempertahankan bayi juga berisiko tapi kami berusaha agar janin tetap hidup dan dalam kondisi sehat. Kami membentuk tim dan tiap tim
melakukan pendekatan khusus untuk menyelamatkan nyawa bayi dalam kandungan," ujar dr. Todd Lovgren, seorang ahli fetomaternal di Methodist Health System.
Selama 54 hari Karla koma, tim medis yang terdiri dari 100 orang terus memantau janin dalam rahimnya. Pada hari ke-54, tim dokter memutuskan untuk mengoperasi caesar, saat itu usia
kandungan masih 30 minggu.
" Tangis bayi saat dilahirkan terdengar manis sekaligus pahit. Itu artinya sang bayi hidup sementara Karla pergi untuk selamanya," ujar dr. Braddy Kerr, dokter anak yang menangani bayi Karla.
Bayi mungil tersebut lahir pada 4 April lalu dalam kondisi stabil. Meski termasuk prematur dan minum melalui selang, tapi organnya berfungsi baik dan tak mengalami komplikasi. Orangtua
Karla menamai bayi tersebut dengan nama Angel Perez.
Sumber: Buzzfeed
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan