Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Akun Facebook Tony Fahmi Rahmatullah/Otosia.
Dream – Tak ada yang lebih mengesalkan saat berkendara di jalanan selain mendengar suara bising knalpot motor. Si pemilik sepertinya sengaja memasang jenis knalpot itu untuk mencari perhatian publik.
Saat kamu menemukan pengendara motor dengan model knalpot cempreng, berikan saja dia pembalut wanita. Kok bisa?
Dikutip dari Otosia, Selasa 30 Juli 2019, seorang warganet menemukan alternatif untuk menggantikan glasswool pada knalpot. Glasswool adalah salah satu komponen dalam knaplpot yang bentuknya seperti kapas.
Saat glasswoll bahan, suara knalpot biasanya akan menjadi lebih cempreng. Inilah alasan banyak pemilik motor menggunakan barang itu untuk meredam suara bising knalpot.
Di grup Facebook Bekakas (Bergejil Suka Motor Bekas), warganet bernama Tony Muhammad Fahmi Rahmatullah, menggunakan pembalut sebagai peredam bising di knalpot. Pria ini menyesuaikan pembalut agar berfungsi seperti glasswool.

Belum diketahui seberapa lama penggunaan pembalut sebagai peredam bising knalpot. Namun, ada beberapa orang warganet yang mencoba menggunakan pembalut untuk knalpot.
Dari beberapa pengalaman pemilik motor, pembalut wanita mudah terbakar. Barang itu hanya bertahan sepekan.
“ Kapok, mbah. Temenku pernah kebakar knalpotnya. Keluar api gara-gara pakai itu,” kata warganet berakun Tofik Maulana.
“ Satu minggu udah habis,” tulis warganet bernama Putrakingers.
Dream – Kita semua tahu knalpot berfungsi sebagai penyaring udara kotor di kendaraan. Selain itu, knalpot juga berfungsi untuk meredam suara berisik dari proses pembakaran.
Kalau dikulik, ternyata knalpot tak hanya meredam suara berisik dan meredam suara berisik dari proses pembakaran.
Ada juga fungsi lainnya, yaitu membuat pop corn. Iya, membuat pop corn.
Dikutip dari Rideapart, Kamis 2 Mei 2019, ada Youtuber yang mencoba membuat popcorn dengan knalpot motor. Iya, knalpot motor, bukan dengan microwave atau kompor.

Pemilik akun Youtube True or False Experiments mencoba membuat popcorn Yamaha R1. Dia memasukkan segenggam jagung pop mentah ke dalam knalpot.
Lalu, pria ini menggeber motor sport berlambang garpu tala.

Apa yang terjadi?
Dengan knalpot yang panas, panganan itu berhamburan keluar. Hal ini juga sama ketika mesin motor dimatikan. Jagung masih bisa menjadi popcorn.
Tapi, popcorn knalpot ini tak bisa dimakan. Camilan ini telah dipenuhi kerak karbon akibat pembakaran mesin.

Sekadar informasi, biji knalpot akan berubah menjadi popcorn di suhu sekitar 150-200 derajat celcius. Artinya, temperatur knalpot Yamaha R1 bisa menyentuh angka ini.
Kamu bisa melihat videonya di sini. (ism)
Dream – Ada bagian mobil yang fungsinya tak kalah penting namun sering diabaikan pemilik kendaraan. Sebagai tempat pembuangan hasil pembakaran mesin, Knalpot juga membutuhkan perhatian dari si empunya.
Ada kalanya knalpot mengeluarkan asap tebal berbeda dari biasanya. Warna asap yang dikeluarkan berwarna putih pekat bahkan dalam kondisi mengkhawatirkan bisa berubah jadi hitam.
Para pemilik kendaraan pasti menyadari jika knalpot sudah mengeluarkan asap tebal berarti ada bagian dari kendaraan yang rusak.

Dikutip dari Auto2000, Rabu 24 April 2019, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Jakarta Selatan, Suparna, mengatakan ada beberapa penyebab mobil mengeluarkan asap tebal. Salah satunya adalah usia pemakaian mobil lebih dari lima tahun.
“ Ada beberapa komponen yang harus sudah diganti, terutama yang berhubungan dengan sistem pembuangan tersebut,” kata dia.
Suparna mengatakan keluarnya asap tebal dari knalpot juga bisa dipicu bagian packing atau silinder head bermasalah. Termasuk, PC valve yang berfungsi untuk mengisap uap panas dari mesin ke intake manifold.
Kalau terjadi kerusakan, uap oli akan terisap saluran masuk.
Suparna menyarankan pemilik mobil untuk segera membawa kendaraannya ke bengkel jika sudah menemukan knalpotnya mengeluarkan asap pekat.
“ Jika ada kasus berat, akan langsung ditangani dengan baik, sampai mobil tersebut tidak bermasalah lagi,” kata dia. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya