Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Risty Tagor Saat Melakukan Cooking Demo Bubur Sumsum Waktu Yang Singkat. (Foto: Dream/Syarifah Aulia)
Dream - Menyambut indahnya Ramadan, banyak dilakukan berbagai kegiatan. Mulai dari ajang silaturahmi seperti buka puasa bersama, tarawih, hingga pengajian bersama. Puasa tak lengkap rasanya bila tak membicarakan sajian berbuka puasa yang menggugah selera.
Memasak menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi seseorang yang memiliki hobi memasak. Namun bagaimana dengan seseorang yang dikategorikan tidak dapat memasak?
" Sebelumnya saya ragu jika ingin membuat masakan dengan ragam bumbu seperti Gulai. Namun sekarang tidak lagi, kegiatan masak masakan tradisional jadi lebih mudah dan cepat," kata artis cantik Risty Tagor di `Resep 15 Menit` di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu 25 Juni 2015 kemarin.
Ibu muda satu anak ini mengaku sangat senang dengan rangkaian bumbu dari `Koepoe-koepoe`. Memasak kini tak lagi memerlukan waktu yang lama, dalam waktu 15 menit bisa disajikan makanan lezat untuk keluarga saat bebruka maupun makan sahur.
Selain itu, Koepoe-koepoe juga menunjukan kepeduliannya terhadap anak-anak Indonesia dengan berbagi cinta melalui makanan sehat dan bergizi.

Achmad Fachrur Rivai selaku Head of Marketing Division PT Anggana Catur Prima mennuturkan, Ramadan menjadi momen terbaik yang menginspirasi sesama. " Untuk saling membantu melalui kampanye berbagi kelezatan," kata Achmad, perusahaan yang membawahi Koepoe-koepoe.
Aksi kampanye sosial ini juga melibatkan lembaga sosial PKPU. Program ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ibadah di bulan suci melalui penggalangan donasi yang dihitung dari selisih harga penjualan.
" PKPU menyambut baik kampanye ini, karena program ini juga dapat merangkai dengan program selanjutnya terkait (SEHATI) Senyum Anak Sehat Indonesia" , terang Nana Sudiana, Direktur Kemitraan PKPU. (Ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya