Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tak Jarang Supercar Teronggok Di Jalan Di Dubai. (Foto: Auto Evolution)
Dream - Dubai, Uni Emirat Arab terkenal sebagai kota yang menawarkan kemewahan. Ingin merasakan pengalaman jadi orang kaya sehari saja, Dubai tempatnya.
Di balik kemewahan itu, terselip catatan miris. Sejumlah mobil mewah, bahkan yang langka sekalipun, dapat ditemukan dengan mudah dalam keadaan " mangkrak" alias terlantar di jalanan atau parkiran bandara.
Dikutip dari Auto Evolution, Kamis, 12 Desember 2019, hal ini menjadi perhatian serius otoritas UEA. Mereka pun menyusun sejumlah langkah untuk menangani masalah ini.
Mobil-mobil seperti Ferrari, Jaguar, dan Porsche sering ditinggalkan begitu di jalan raya. Ada juga mobil langka seperti Ferrari Enzo milik seorang pengusaha tambang dibiarkan tak terurus.
Kabarnya, pemilik mobil itu juga meninggalkan pekerjaan dan rumahnya. Padahal, Ferrari Enzo hanya diproduksi 399 unit di seluruh dunia.
Ternyata, mobil-mobil mewah itu terlantar lantaran pemiliknya mengalami krisis keuangan. Dalam banyak kasus, saat seseorang tak punya uang cukup untuk menutup utangnya, dia dengan cepat kabur agar tidak dipenjara.
Masalah finansial di UEA tidaklah main-main. Utang yang belum dibayar bisa menyeret orang ke bui.
Tentu saja, melunasi utang memang solusi yang terbaik. Tapi, kadang cara ini makan banyak waktu. Makanya, mereka memilih jalan pintas dengan menelantarkan kendaraannya di jalan.
Dream - Bukannya senang, Edi Hartono malah terlihat sedih saat namanya tercatat sebagai pemilik tiga mobil mewah di kantor Samsat.
Bagaimana tidak bingung dan stres? Edi hanyalah seorang tukang penjual sepatu keliling di sekitar Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan.
![]()
Menurut data di Samsat, nama Edi dipakai untuk membeli tiga mobil mewah. Masing-masing adalah Mercedes-Benz 220, Mercedes-Benz 190, dan supercar Ferrari Dino.
Edi memang patut kaget karena saat mengurus pemblokiran STNK di Samsat, namanya tercatat sebagai pemilik tiga mobil mewah tersebut.
Padahal, Edi mengaku hanya punya satu motor atas namanya sendiri. Dia ke Samsat untuk memblokir STNK karena motornya sudah dia jual.
" Saya awalnya punya motor tiga, tapi udah saya jual dua, dan tinggal satu, lalu saya ke Samsat sana untuk blokir motor dua yang saya udah jual, cuma saya gak baca bahwa disitu tertulis ada roda empat ada mobil satu Ferrari, dan dua mobil Mercedes Benz," kata Edi dikutip Dream dari Merdeka.com
Edi mengaku tidak habis pikir kenapa namanya bisa terdata sebagai pemilik tiga mobil mewah di Samsat.
Tetapi, ketiga kendaraan mewah itu benar-benar memang atas namanya. Tidak itu saja, mulai dari alamat hingga tanggal lahir juga atas nama Edi Hartono.
" Ya pokoknya semua yang ada di KTP saya," katanya setelah melihat data yang dibeberkan oleh petugas Samsat.
Edi kemudian menceritakan bahwa pada tanggal 29 Oktober, dia mendapat pemberitahuan dari sekolah anaknya di SMPN 265 Kebon Baru.
Pihak sekolah memberitahukan bahwa Kartu Jakarta Pintar (KJP) anaknya bermasalah. Karena namanya tercatat memiliki banyak mobil mewah.
" KJP itu kan buat orang tidak mampu. Kalau orang tuanya punya lebih kendaraan ya anak tidak bisa dapat KJP," kata Edi.
Karena cemas anaknya tidak dapat subsidi pemerintah, Edi cepat-cepat mengurus KJP anaknya.
Edi masih belum tahu apakah subsidi pendidikan untuk anaknya sudah diberhentikan atau belum.
Menurut Edi, KJP biasanya akan cair tepat pada saat tanggal 20 atau sebelumnya.
(Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya