Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Ilustrasi (Sumber: Shutterstock)
Dream - Anatomi manusia selalu menyimpan misteri untuk dipecahkan. Salah satu yang menarik yaitu fungsi puting di tubuh pria. Pertanyaan menarik yang muncul yaitu, pria yang tak menyusui mengapa masih tetap memiliki puting?
Jawab itu berkaitan dengan bagaimana manusia berkembang di dalam rahim. Menurut ahli paleoantropologi di Museum Sejarah Alam Amerika, New York, Amerika Serikat, Ian Tattersall, puting yang terdapat di tubuh laki-laki dan perempuan membuktikan cetak genetik yang sama diantara manusia.
" Kemudian (mereka) dalam arah yang sedikit berbeda (dalam rahim dan) terutama setelah mengalami pubertas," kata Ian kepada Live Science.
Selama beberapa minggu pertama, embrio jantan dan betina mengikuti cetak biru yang sama, yang mencakup pengembangan puting susu. Tetapi, sekitar enam sampai tujuh minggu kehamilan, gen kromosom Y, menginduksi perubahan yang mengarah pada perkembangan testis.
Setelah testis terbentuk, janin laki-laki mulai memproduksi testosteron sekitar sembilan minggu masa kehamilan. Kondisi itu mengubah aktivitas genetik sel di alat kelamin dan otak. Tapi saat itu, puting susu itu tidak ke mana-mana.
Mengapa puting pria tidak menghilang?
© Dream
Dream - Beberapa ilmuwan beralasan, bagi pria memiliki puting susu tidak merugikan. " Tidak ada dampak metabolisme pria karena puting susu," kata Ian.
Lebih jauh lagi, hanya karena pria tidak memerlukan puting susu, itu bukan berarti prioritas evolusioner perlu menyingkirkannya.
Setiap manusia diciptakan Sang Penguasa dengan identitas dan karakter yang berbeda-beda. Dengan dua jenis kelamin manusia, laki-laki dan perempuan.
Bentuk tubuh kedua golongan ini pun berbeda dan sangat mudah diidentifikasi. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki.
Namun tanpa sadar ada bagian tubuh laki-laki dan wanita yang tampak sama yaitu bagian dada. Bedanya wanita dapat menyusui sedangkan dada laki-laki tidak bisa digunakan untuk menyusui keturunan kelak.
Lalu, mengapa laki-laki memiliki puting walaupun tidak memiliki fungsi yang signifikan? Berikut jawaban menurut ilmu sains, selengkapnya lihat di sini.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha