Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Siswa SMA Unggul Del Saat Merancang Mikrolab (Foto: Istimewa/Ari Raharja)
Dream - Tim riset SMA Unggul Del, Laguboti, Toba Samosir, Sumatera Utara, mengirimkan eksperimen pembuatan tempe ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Eksperimen itu ditumpangkan ke dalam wahana antariksa Dragon yang meluncur di Pusat Antariksa Kennedy, Amerika Serikat, Minggu 4 Juni 2017 waktu Indonesia.
Menurut mentor para murid yang tergabung dalam penelitian itu, Del Ari Raharja, eksperimen pembuatan tempe yang dikirim ke luar angkasa itu untuk melihat pengaruh fermentasi ragi terhadap kedelai dalam pembentukan tempe.
" Eksperimennya dilakukan di ISS, yang mana kondisinya microgravity atau nyaris zero gravity," kata Ari dalam pesan WhatsApp kepada Dream, Senin 12 Juni 2017.

Selama di ISS, kata Ari, eksperimen pembuatan kedelai itu akan dipantau melalui mikrolab yang dikontrol dengan bahasa pemograman khusus.
" Siswa-siswa SMA Unggul Del telah merancang bahasa pemograman yang secara otomatis akan menjalankan mikrolab itu. Jadi semua eksperimen dikontrol dari bumi," ucap dia.
© Dream
Selama 30 hari eksperimen, data-data dari ISS itu dapat diakses oleh para siswa di Laguboti. " Data-datanya bisa diakses dari sini (sekolah)" ujar dia.

Eksperimen ini sebetulnya merupakan proyek lanjutan SMA Unggul Del dengan Quest Institute di Valley Christian High School, San Jose, California, Amerika Serikat, pada 2016. Proyek itu bekerja sama dengan NASA.
Pada 2016, siswa SMA Unggul Del mengirimkan eksperimen awalan mengenai pertumbuhan ragi di luar angkasa. Eksperimen itu membuka jalan untuk mengembangkan eksperimen lanjutan mengenai pertumbuhan tempe di luar angkasa.
Perangkat eksperimen ilmiah ini dirancang dan dibuat oleh 10 siswa SMU Unggul Del, antara lain Theodora Mega Putri Lumban Gaol, Putry Yosefa Siboro, Afner Sirait, Arico Liberty Setiawan Sembiring, Oliver Danofan Nainggolan, Rejoel Mangasa Siagian, Matthew Addrian Silalahi, Ronaldo Simatupang, Ruth Johana Hutagalung, dan Stanley Martin Siagian.
Kelompok siswa ini merancang eksperimen mereka di bawah bimbingan Eka Trisno Samosir dan Ari Raharja.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya