Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Terios, Salah Satu Kendaraan Daihatsu Yang Menggunakan Penggerak Roda Belakang. (Foto: Shutterstock)
Dream – Calon pembeli mobil saat ini tak hanya melirik kendaraan incaran dilihat dari penampakan, mesin, maupun harga semata. Untuk kalanga tertentu, faktor mesin penggerak roda mobil juga bisa menjadi bahan pertimbangan.
Kita mengenal istilah penggerak roda mobil ini dengan sebutan 2WD dan 4WD. Namun jika menyelam lebih jauh, ada banyak jenis penggerak roda mobil yang saat ini dikembangkan pabrikan otomotif.
Dikutip dari keterangan tertulis Daihatsu, Selasa 23 Maret 2021, sebagai penyalur tenaga dari mesin ke roda, rangkaian sistem kemudi ini menjadi hal yang penting untuk menentukan performa sebuah mobil, seperti kenyamanan, kestabilan, dan efisiensi.
Di dunia otomotif, terdapat lima jenis konfigurasi sistem penggerak mobil, yakni: FF (Front Engine-Front Wheel Drive); FR (Front Engine-Rear Wheel Drive); MR (Mid Engine-Rear Wheel Drive); RR (Rear Engine-Rear Wheel Drive); dan 4WD/AWD (Four Wheel Drive/All-Wheel Drive).
Di pasar mobil Indonesia sendiri, sistem penggerak FF dan FR yang paling banyak diminati.
Pada sistem kemudi FF, mesin mobil berada di bagian depan mobil dan penggerak mobil berada di roda depan. Sedangkan pada mesin FR, mesin mobil berada di bagian depan mobil dan penggerak mobil terdapat pada roda belakang.
Pabrikan otomotif Astra Daihatsu Motor (ADM) memiliki line-up mobil yang menggunakan kedua pilihan konfigurasi sistem kemudi tersebut untuk memproduksi kendaraan yang nyaman dan efisien. Masing-masing sistem kemudi ini memiliki keunggulan dan karakteristiknya sendiri.
Pada mobil dengan sistem kemudi FF, seperti Daihatsu Sirion, Ayla, dan Sigra, berat mobil menjadi lebih ringan. Ini disebabkan oleh tidak ada tambahan komponen pada sistem penggerak yang menghubungkan putaran mesin dari depan ke roda belakang.
Hal ini membuat konsumsi energi bahan bakar menjadi lebih irit.
Keunggulan lainnya pada mobil dengan penggerak roda depan adalah traksi yang lebih baik pada jalanan yang licin, seperti saat hujan. Traksi yang lebih baik ini disebabkan oleh roda depan sebagai penggerak dan berat mesin mobil yang terletak di bagian depan kendaraan.
Sementara itu, untuk mobil dengan penggerak roda belakang seperti Xenia, Terios, Gran Max, dan Luxio, memiliki keunggulan dalam hal keseimbangan yang lebih baik, terutama saat akselerasi dan pada saat kendaraan dikemudikan dengan kecepatan tinggi.
Hal ini disebabkan oleh beban kendaran yang merata dari depan dan belakang.
Mobil yang menggunakan penggerak roda belakang lebih bertenaga di tanjakan, apalagi saat dalam kondisi penuh penumpang.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya