Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Untuk pecinta kuliner negeri sakura, makanan ini bisa dimasukan ke dalam daftar menu favorit Anda. Soba mi namanya. Salah satu restoran yang menawarkan soba adalah Sagami.
Jaringan restoran Jepang ini diketahui telah merajai pasar dunia sejak tahun 1970. Sagami sendiri selama ini dikenal sebagai restoran keluarga yang memfokuskan pada menu mie, yaitu soba dan udon, hadir di Indonesia di bawah bendera PT. Gobel Dharma Sarana Karya.
Ada beberapa varian soba yang ditawarkan. Mulai dari rasa wijen, jeruk (yuzu soba), plum (ume soba), hingga green tea. Untuk soba yang memakai campuran plum memiliki warna pink, sementara green tea berwarna hijau.
Soba disajikan dengan kuah yang disebut dashi. Kuah soba berasal dari kaldu ikan tongkol. Kuahnya bisa disajikan panas atau dingin.
Dan Indonesia menjadi negara ketiga di Asia Tenggara setelah Cina dan Thailand, yang menjadi tuan rumah bagi Sagami. Tepatnya di foodcourt Plaza Senayan, Gourmet Garden.
Soba adalah salah satu mie otentik Jepang yang terbuat dari sorgum, tepung terigu dan air.
" Sagami hadir di Indonesia, untuk lebih memperkenalkan Soba di luar dari banyaknya menu makanan Jepang yang sudah populer di masyarakat Indonesia," ujar Regi Datau, Presiden Direktur PT. Gobel Dharma Sarana Karya pada pre launch Sagami Restoran, Senin 12 Januari 2015.
Menu-menu soba di Sagami Indonesia, kata Regi, telah disesuaikan dengan menu makanan yang sudah digemari konsumen Indonesia, misalnya tempura atau ayam goreng tepung. Sedangkan rasanya, juga disesuaikan dengan lidah orang Indonesia, seperti kuahnya yang pedas.
" Dilihat dari faktanya, banyak menu makanan yang sangat berpengaruh bagi kesehatan penduduk Jepang. Mereka yang telah berusia lanjut tetap terlihat bugar dan panjang umur," lanjut Regi.
Hal ini, kata dia didukung dengan makanan sehat, salah satunya adalah soba yang sangat populer di kalangan penduduk Jepang.
Soba memiliki kandungan protein dan vitamin, serat, asam amino esensial dan banyak mineral. Bahkan kuah mendidih dari Soba-Sobayu juga mengandung banyak nutrisi.
Regi berharap dengan adanya sagami masyarakat pecinta kuliner Jepang memiliki alternatif untuk menikmati masakan khas negara sakura tersebut.
" Sekarang ingin menikmati kuliner khas Jepang tak perlu jauh ke sana, sagami sendiri hadir sebagai pilihan favorit pecinta mi khas Jepang, diketahui juga sobami mengandung kalori yang tidak terlalu banyak sehingga tak perlu khawatir soal berat badan," harapnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya