Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Mentawai (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Mentawai begitu terkenal dengan panorama alamnya yang menakjubkan. Tidak mengherankan jika pulau ini menjadi destinasi favorit traveler lokal maupun mancanegara.
Sektor pariwisata Mentawai sempat terpuruk pasca-tsunami besar yang menghantam 2010. Hal itu berimbas pada perekonomian setempat.
Mentawai segera berbenah. Kesadaran akan letak Mentawai yang sangat rawan terhadap bencana, pemerintah setempat melengkapi pulau tersebut dengan sarana evakuasi.
Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet, menyatakan kini Mentawai aman dikunjungi. Pihaknya telah membangun jalur evakuasi yang bisa digunakan apabila sewaktu-waktu ada bencana.

Jalur tersebut berupa bukit yang bisa menjadi tempat berlindung manusia. Jalur tersebut juga dilengkapi cadangan makanan sehingga wisatawan tidak perlu khawatir berkunjung ke Mentawai.
" Tiga menit sampai ke bukit, aman. Di atas bukit kita tanam pisang, supaya kalau terjadi gempa jangan nunggu bantuan dari luar, itu kan lama," ujar Yudas, dikutip dari Merdeka.
Berkaca pada bencana sebelumnya, Yudas tidak mau lagi pengalaman pahit warga kelaparan terulang. Pemikiran itulah yang menjadi latar belakang ditanamnya sejumlah tanaman pangan di jalur evakuasi, seperti pisang dan kelapa.
" Kalau nunggu bantuan, satu minggu baru sampai, Di situ sudah ada pisang, kelapa, yang bisa dimakan terlebih dahulu, itu pendekatan yang kita buat," ucap Yudas.

Meski demikian, Yudas menjelaskan sebenarnya posisi Mentawai jauh lebih aman dibandingkan Padang ketika terjadi gempa. Mengutip pendapat pakar geologi, Yudas mengatakan apabila lempeng Eurasia bergesekan bisa membuat ketinggian Mentawai naik.
" Lempengan Mentawai ketika (ada pergerakan) lempengen Eurasia ini menekan, yang turun lempengan Padang. Nah, lempengan Mentawai jika tersentak, dia naik tiga meter, Padang turun tiga meter," kata dia.
Selanjutnya, Yudas mempersilakan para wisatawan untuk berkunjung ke Mentawai tanpa perlu merasa khawatir. Keindahan alam dan adat istiadat Mentawai sangat sayang untuk dilewatkan.
" Kita punya tato Mentawai, itu sudah terkenal, lalu alam kita juga bagus, untuk surfing juga luar biasa," kata Yudas.

Lebih lanjut, Yudas mengatakan masyarakat Indonesia cocok berkunjung pada Januari hingga pertengahan tahun. Sebab, ombak di Mentawai cukup tenang.
Sedangkan untuk traveler mancanegara, cocok datang pada Juni. Ombak Mentawai di bulan itu cukup tinggi, sangat pas bagi wisatawan asing yang begitu menyukai surfing.
" Jadi, silakan datang dan menikmati keindahan Mentawai," kata Yudas.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan