Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Lotus Birth
Dream - Pemotongan tali pusat segera setelah bayi lahir jadi prosedur standar yang dilakukan tim medis setelah bayi lahir. Pemotongan bisa dilakukan oleh bidan, dokter atau perawat. Bahkan jika memungkinkan, sang ayah dipersilakan memotong sendiri dengan bimbingan tim medis.
Namun ternyata beberapa orangtua memutuskan untuk tak melakukan prosedur ini. Mereka lebih memilih menerapkan lotus birth, yaitu tak memotong tali pusat dan membiarkannya hingga lepas sendiri.
Para pendukung Lotus Birth ini percaya bahwa membiarkan plasenta lepas dengan sendirinya bisa membawa efek positif pada kesehatan bayi. Antara lain memiliki kekebalan yang lebih tinggi, serta mendapat asupan zat besi lebih maksimal. Selain itu dari aspek spiritualitas bisa memberikan transisi yang lebih lembut dari suasana rahim ke dunia.
Beberapa selebritas Indonesia, menerapkan metode ini pada anak-anak mereka, seperti Andien dan Atiqah Hasiholan. Membiarkan plasenta lepas dari bayi dengan sendirinya bisa memakan waktu 3 hingga 12 hari. Selama belum terlepas, plasenta biasanya ditaruh di wadah yang diberi rempah dan wewangian alami agar tak minumbulkan aroma tak sedap.
Lalu seberapa positif metode Lotus Birth ini pada bayi?
Dalam dunia kedokteran ternyata metode ini masih kontroversi. Pasalnya tidak ada riset medis yang mengungkap secara detail efek membiarkan plasenta menempel pada bayi hingga copot dengan sendirinya.
Dokter kandungan Sherry A. Ross, dan penulis buku " She-ology: The Definitive Guide to Women's Intimate Health" juga mengungkap fakta bahwa sebenarnya metode Lotus Birth ini memiliki risiko berbahaya bagi bayi. Antara lain infeksi pada plasenta dan bayi, penyakit kuning, polycythemia dan bau busuk dari plasenta selama berhari-hari terkait dengan praktik ini.
" Praktek kuno ini jika dilihat secara medis tak memiliki manfaat. Malah lebih berpotensi memicu bahaya pada kesehatan bayi," ujar Ross.
Jadi, cobalah lebih kritis sebelum mengambil keputusan ya, Bunda.
Sumber: Pure Wow
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan