Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – Kolesterol adalah salah satu penyakit yang tak bisa diremehkan. Pola hidup yang tidak sehat menjadi salah satu penyebabnya. Menurunkan kadar kolesterol tidak hanya dilakukan dengan mengonsumsi obat semata.
Banyak penderita kolesterol yang juga mengonsumsi minuman alami penurun kolesterol. Minuman ini berfungsi mengembalikan kadar kolesterol dalam darah.
Seseorang dikatakan menderita kolesterol tinggi ketika memiliki total kolesterol darah lebih dari 240 miligram per desiliter (mg/dL). Angka tersebut dipengaruhi oleh komponen dalam kolesterol darah, yakni kolesterol jahat (LDL), kolesterol baik (HDL), dan trigliserida.
Jika tidak segera diatasi, justru akan menambah risiko penyakit berbahaya lainnya seperti stroke dan serangan jantung. Nah apa saja minuman penurun kolesterol? Berikut ulasannya.

Teh memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat untuk turunkan kolesterol. Teh hijau memiliki manfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dan mampu menaikkan kadar kolesterol baik. Kandungan polifenol dalam teh hijau kemungkinan mampu menghalangi kolesterol diserap usus sekaligus membantu menyingkirkannya. Namun untuk mendapatkan hasilnya, teh harus rutin dikonsumsi selama beberapa minggu.

Buah alpukat mengandung lemak tidak jenuh (monounsaturated fats) dan serat yang dapat menurunkan LDL dan menaikkan kadar HDL. Mengonsumsi alpukat dapat dilakukan sebagai upaya untuk menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Alpukat dapat dibuat menjadi jus sebagai minuman yang menyehatkan.

Diketahui bahwa delima memiliki kandungan antioksidan tiga kali lebih tinggi dari teh hijau. Antioksidan inilah yang sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Antioksidan ini juga dapat menjaga kesehatan jantung, salah satunya dengan mengurangi penumpukan lemak jahat atau LDL.

Protein kedelai dapat membantu menurunkan kolesterol jahat. Mengonsumsi 25 gram protein kedelai sehari (10 ons tahu atau 2,5 cangkir susu kedelai) dapat menurunkan LDL sekitar tiga sampai enam persen. Selain itu, susu kedelai juga mengandung asam lemak omega-3 yang membantu menurunkan kadar lipid dalam tubuh juga kaya vitamin B-6 dan mengandung magnesium, phosphorus, riboflavin, serta thiamin.

Minyak zaitun extra virgin bermanfaat untuk turunkan kolesterol. Minyak zaitun extra virgin juga mengandung polifenol yang dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Minum 60 ml minyak zaitun extra virgin setiap hari dipercaya dapat menyehatkan jantung karena minyak ini mampu menurunkan lemak jahat (LDL) dan menaikkan kolesterol baik (HDL).
(Sumber: sehatq)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia