Jokowi Mengendarai Esemka Bima (Foto: Instagram)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat 6 September 2019.
Dalam peresmian itu, Jokowi dan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto, menjajal mobil tipe bak terbuka dari Esemka, Bima. Mobil bermesin 1.243 cc dan berwarna putih itu belakangan ramai dibicarakan warganet.
Mobil truk terbuka itu disebut mirip mobil truk terbuka besutan Changan Star Truck, China.
Di Twitter, taggar #ChanganJiplakEsemka muncul dan menjadi topik terkini. Warganet membagikan perbandingan tampak depan Bima dengan Changan Star Truck.

Esemka Bima dan Changan Star Truck
Sebelumnya, Jokowi menyebut Esemka bukanlah mobil nasional. Mobil bak terbuka ini merupakan mobil karya anak Indonesia.
" Esemka ini hanya perusahaan nasional, jadi bukan mobil nasional. Kita bersyukur bisa merintis mobil karya anak Indonesia. Semoga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Boyolali khususnya dan Indonesia pada umumnya," ujar Jokowi.
Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK), Eddy Wirajaya, mengatakan, enggan membandingkan Esemka dengan mobil nasional karya Malaysia dan Vietnam.
" Kami (Esemka) bukan mobil nasional, hanya mobil yang diproduksi di Indonesia. Jadi, jangan salah persepsi, karena pengertian mobil nasional itu luas," kata Eddy.
Dream - Presiden Joko Widodo berkunjung ke pabrik milik PT Solo Manufaktur Kreasi yang berlokasi di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Di tempat tersebut, Jokowi meresmikan peluncuran mobil niaga jenis pick up, Esemka Bima 1.200 cc dan Esemka Bima 1.300 cc serta beroperasinya pabrik Esemka.
" Mobil Esemka ini adalah brand Bangsa Indonesia, karya anak bangsa sendiri. Saya sudah lihat sendiri tadi," ujar Jokowi, dikutip dari Merdeka.com.
Jokowi juga menyempatkan meninjau aktivitas di fasilitas produksi PT Esemka. Dia didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pencetus mobil Esemka Sukiyat, Presiden Direktur Esemka Eddy Wirajaya, dan beberapa menteri serta pejabat lainnya.
Menurut Jokowi, komponen yang digunakan pada mobil Esemka sebagian besar merupakan produksi dalam negeri meski belum 100 persen. Dia berharap, mobil Esemka bisa menggunakan komponen sepenuhnya dari dalam negeri.
Presiden Direktur Esemka, Eddy Wirajaya, menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat selama ini kepada Esemka. Hingga akhirnya mobil Esemka bisa diproduksi.
" Esemka ini hanya perusahaan nasional, jadi bukan mobil nasional," ucap Eddy.

Dia bersyukur Esemka akhirnya bisa merintis produksi kendaraan karya anak bangsa. " Semoga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Boyolali khususnya dan Indonesia pada umumnya," kata dia.
(Sah, Sumber: Merdeka.com/Arie Sunaryo)
Dream - Presiden Joko Widodo dijadwalkan menggelar kunjungan kerja ke Jawa Tengah pada Jumat besok, 6 September 2019. Beberapa daerah yang akan dikunjungi antara lain Boyolali, Surakarta (Solo), dan Sukoharjo.
" Ada kunjungan ke Boyolali dan Solo untuk agenda Pak Presiden," ujar Kepala Penerangan Korem 074 Warastratama Surakarta, Mayor (Inf) Mantano, dikutip dari Merdeka.com.
Rilis Biro Sekretariat Kepresidenan, menyebutkan Jokowi akan mendarat di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo pada Kamis sore, 5 September 2019 setelah kunjungan dari Kalimantan.
Jokowi bersama rombongan akan menginap di kediaman pribadi di Kelurahan Sumber, Banjarsari.
Pada Jumat pagi, Jokowi dijadwalkan berkunjung ke beberapa tempat. Salah satunya ke pabrik milik PT Manufaktur Esemka, produsen mobil Esemka di Boyolali.
Setelah itu, Jokowi akan menyerahkan 3 ribu sertifikat tanah kepada masyarakat Sukoharjo. Setelah sholat Jumat, Jokowi akan kembali menuju Jakarta.
Ibu Negara Iriana dan Ibu Wakil Presiden Mufidah Kalla juga akan melaksanakan sejumlah kegiatan di Solo. Beberapa di antaranya kunjungan ke PAUD Kasih Bunda, Sentra Batik Karlina, juga ke Yogyakarta menggunakan kereta Solo Express dari Stasiun Solo Balapan.
(Sah, Sumber: Merdeka.com/Arie Sunaryo)
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendesak perencanaan matang peta jalan penerapan industri 4.0 yang telah diluncurkan April 2019 yang lalu. Sebanyak lima industri akan dijadikan andalan pemerintah menyongsong era penuh teknologi tersebut.
Kelima industri andalan tersebut adalah industri makanan dan minuman, tekstil dan busana, otomotif, kimia, dan elektronik.
Menurut Jokowi, upaya pengembangan lima industri prioritas menyambut era 4.0 itu perlu langkah-langkah teknis yang lebih spesifik. Tujuannya agar road map industri 4.0 benar-benar bisa menghadapi perubahan-perubahan yang sangat cepat.
“ Saya tekankan menuju ke negara industri yang tangguh kita harus berani berubah, berani melakukan berbagai lompatan dan langkah-langkah terobosan,” kata Presiden Joko Widodo di Jakarta, dikutip dari setkab.go.id, Selasa 3 September 2019.
Jokowi menilai sejumlah terobosan diperlukan mulai dari perbaikan regulasi yang tidak sinkron, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), membangun ekosistem inovasi industri yang baik, serta meningkatkan insentif untuk investasi di bidang teknologi.
Kemudian, pemerintah juga mendesain ulang zona-zona industri sampai perbaikan alur aliran bahan materinya.