Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Vans (Shutterstock)
Dream - Industri ritel sneakers kian menjamur di Indonesia. Berbagai merek sneakers hadir untuk memanjakan pecinta fashion Tanah Air, mulai lokal hingga impor.
Penyanyi sekaligus pecinta sneaker, Aditya, mengaku tak heran Indonesia menjadi rumah pecinta sneaker. Apalagi ditunjang penggunaan media sosial yang mampu menyebarkan tren fashion.
" Pengguna digital juga tinggi banget, mereka update banget. Mereka ingin keliatan ngetren, jadi di antara negara lain, kita growth-nya cukup besar," ujar Aditya di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 19 Februari 2018.

Contohnya saja Vans. Salah satu brand sneakers ternama ini dikabarkan tutup pada Juni 2017, karena distributornya dinyatakan pailit alias bangkrut.
Namun selang empat bulan kemudian, Vans justru kembali membuka beberapa tokonya di Indonesia. Aditya melihat fenomena Vans ini terjadi karena sneakers masih digemari di Indonesia.
" Demand Vans mendadak jadi gede pas tutup dan mereka (sneakers head/ pecinta sneakers) tidak tahu mau beli di mana. Pas mau buka lagi, mereka jadi mantau dan tahu Vans bisa didapat di mana," tuturnya.

Apalagi, tambah dia, harga sneakers Vans yang terbilang murah dibanding yang lain. Jika sneakers biasanya dibanderol Rp2 juta, Vans justru masih di bawah Rp1 jutaan.
" Jadi buat para sneakers head pemula yang mau punya sneakers keren tapi tidak mau spend terlalu banyak, pilihannya biasanya jatuh ke Vans," jelasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya