Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Pengalaman operasi caesar seorang ibu asal Amerika Serikat, Amy Bright, mungkin jadi salah satu yang paling mengerikan. Setelah melahirkan 14 tahun lalu, Bright baru tahu kalau ada jarum dari prosedur anastesi yang tertinggal di tubuhnya.
Hal ini berdampak pada kondisi tulangnya hingga saat ini. Rasa nyeri akibat jarum yang menancap bermula ketika dua bulan setelah Bright melahirkan anak lelakinya, Jacob, pada 2003.
Ia melahirkan Jacob melalui operasi caesar di Florida's Naval Hospital Jacksonville. Awalnya, Bright mengira nyeri punggung hanya pegal linu biasa. Seiring waktu, nyeri punggung semakin parah.
Rasa nyeri terus berlanjut hingga sekarang. Ia juga menderita kerusakan saraf sehingga semakin sulit menggerakkan kaki kirinya.
Bright merasakan sensasi terbakar di bagian tulang ekor akibat efek jarum epidural yang menancap. Terkadang sensasi terbakar menjalar dari betis hingga kaki.
Jarum epidural yang menancap di tulang belakang baru terungkap dari hasil CT scan pada November 2017. Tak mau tinggal diam, Bright pun telah mengajukan gugatan terhadap rumah sakit tempatnya menjalani prosedur caesar.
Ia dan pengacaranya, Sean Cronin, mengklaim, rumah sakit tempat ia melahirkan Jacob tidak melakukan tindak lanjut apapun demi mengatasi kondisinya. Jarum sepanjang 3 cm rupanya 'terperangkap' di tulang punggung belakang.
" Aku benar-benar marah, kesal, dan takut. Setiap kali bergerak dan berjalan, membungkuk, berputar, dan tidur, jarum itu bergerak di dalam tulang belakang," ungkap Bright.
Rupanya dokter tak bisa berbuat banyak untuk mengambil jarum tersebut. Pasalnya jika jarum diambil, maka risiko Bright mengalami kelumpuhan sangat tinggi. Bright seperti dipaksa menerima kenyataan kalau ia harus bertahan hidup dengan nyeri dan jarum dalam tubuhnya.
" Aku mungkin akan menggunakan kursi roda. Itu menakutkan karena aku tidak tahu, bagaimana masa depanku nanti," ujar Bright.
Pihak Florida's Naval Hospital Jacksonville belum menanggapi gugatan Amy. Rumah sakit tersebut malah merujuk Amy dan pengacaranya melaporkan gugatan ke U.S. Department of Justice.
Sumber: Fitri Haryanti Harsono/ Liputan6.com
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan