7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi/ Foto: Shutterstock
Dream - Menggunakan tabir surya atau sunscreen jadi rutinitas skincare wajib yang tak boleh terlewatkan. Bukan hanya saat keluar rumah, tapi juga ketika duduk dekat jendela, dalam mobil, bahkan saat memasak. Hal ini demi mencegah kerusakan kulit dari paparan panas dan sinar matahari.
Selama ini kita cenderung mengaplikasikan sunscreen pada wajah saja, padahal ada beberapa area di tubuh yang juga butuh perlindungan sunscreen. Penasaran bagian mana saja?
1. Garis Rambut
Sahabat Dream pasti tak menyangka bahwa sunscreen juga diaplikasikan pada rambut. Faktanya, penggunaan sunscreen ke area kulit kepala yang terbuka dan di sekitar garis rambut memang harus diterapkan. Kebanyakan orang baru mengetahui fakta ini.

Pengaplikasian sunscreen di daerah rambut berfungsi melindungi kulit kepala agar tetap terbakar. Kamu bisa kenakan topi sebagai perlindungan ekstra.
Mungkin kebanyakan orang sudah mengenakan sepatu untuk beraktivitas sehingga kaki tak tampak pada siang hari, namun kamu dianjurkan untuk tetap mengaplikasikan sunscreen pada kaki dan telinga sebelum beraktivitas.

Menurut dokter Kole Miller seorang spesialis kulit di University of Alabama, Birmingham orang yang memiliki kulit berwarna lebih harus berhati-hati dalam mengaplikasikan tabir surya atau sunscreen.
" Kanker kulit lebih mudah terlewatkan pada kulit yang lebih gelap terutama pada kaki dan tangan," ujarnya.
Selanjutnya adalah bagian telinga. Bagian ini sering terlewatkan karena tidak diaplikasikan sunscreen oleh kebanyakan orang. Saat mengoleskan sunscreen ke wajah dan leher, pastikan bagian telinga juga dilindungi sunscreen.
Mungkin kamu tidak perlu mengoleskan sunscreen setiap hari ke bagian ketiak, namun harus pakai sunscreen di bagian lengan. Apalagi bagi yang sering duduk atau berbaring dengan tangan di belakang kepala.
“ Jika berbaring di bawah sinar matahari dengan telentang dan meletakkan tangan di atas kepala, kamu wajib mengoleskan sunscreen. Perlu diingat bahwa matahari memantulkan permukaan berwarna terang dapat menembus kulit kamu,” ujar dokter Miller.
4. Kelopak Mata
Kelopak mata serta kulit halus lainnya di sekitar mata merupakan area sensitif. Mungkin kamu sering lupa untuk menggunakan sunscreen di daerah tersebut.
Dokter Miller merekomendasikan penggunaan sunscreen mineral yang tidak mengiritasi daerah kelopak mata dan area bawah mata. Penting mengenakan kacamata hitam untuk melindungi mata saat cuaca terik.
Laporan Devi Tri Aprilianza / Sumber: Health
Dream - Sunscreen tidak cukup dipakai sekali sebelum beraktivitas. Sahabat Dream harus menggunakannya secara berulang, paling tidak 3-4 jam sekali untuk menjaga perlindungan kulit di bawah matahari.
Biarpun cuaca terlihat berawan atau dingin, paparan sinar UVA dan UVB tetap sama serta berdampak buruk bagi kulit, sehingga pemakaian sunscreen masih dibutuhkan.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempermudah reapply sunscreen saat beraktivitas. Kamu bisa menggunakan sunscreen powder, stick, atau spray, namun ketiganya tidak bisa dipakai untuk perlindungan awal di pagi hari.

Efektivitas masing-masing jenis sunscreen pun berbeda. Menurut Dokter Kulit, Claudia Christin, sunscreen cream tetap paling disarankan, terutama untuk diaplikasikan di awal hari.
Jika kurang nyaman menggunakan sunscreen cream saat reapply di tengah-tengah aktivitas, kamu bisa memakai sunstick, powder, atau spray.
“ Urutannya (sunscreen) cream dulu, paling efektif. Kedua, sunstick yang bisa digosok-gosok, proteksinya bagus, tapi orang sering lupa di bagian tepi, kayak di samping hidung dan di sekitar mata. Habis itu spray, karena pas dipakai bisa ketiup angin atau udara, butirannya kecil banget, dan belum tentu rata,” kata dr. Claudia dalam acara BeautyHaul Mart di Kelapa Gading, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

Foto: Shutterstock
Claudia menyarankan pembersihan tangan dan wajah sebelum reapply sunscreen. Minimal, bersihkan tangan dengan hand sanitizer. Sementara wajah bisa dibersihkan dengan micellar water atau cleansing wipes.
“ Diangkat dulu kotoran dan minyaknya, baru reapply. Nggak usah pakai facial wash, tapi kalau bisa, lebih bagus. Atau aku juga pakai facial tissue biasa, ditap-tap, kadang diangkat dulu minyaknya pakai kertas minyak, baru reapply sunscreen supaya mencegah efek greasy”.
Setelah membersihkan wajah dan tangan, aplikasikan sunscreen dengan cara disebar ke beberapa area wajah. Lalu diratakan menggunakan spons atau puff makeup.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?